diyetekno – Sebagai seorang reviewer smartphone yang sudah malang melintang, saya berkesempatan menjajal iPhone 17 Pro selama sebulan penuh. Setelah pemakaian intensif ini, saya punya kesimpulan yang mungkin mengejutkan: iPhone 17 "biasa" mungkin lebih worth it untuk kebanyakan orang.
iPhone 17 Pro memang sebuah mahakarya. Desainnya memukau, performa kameranya luar biasa, dan daya tahan baterainya pun jempolan. iOS 26 juga semakin matang, menawarkan pengalaman pengguna yang intuitif. Namun, ada satu hal yang membuat saya berpikir ulang: apakah fitur "Pro" itu benar-benar saya butuhkan?

Saya akan "turun kelas" ke iPhone 17 standar saat harus mengembalikan unit pinjaman iPhone 17 Pro ini. Mengapa? Karena Apple telah mempersempit jurang pemisah antara model standar dan Pro secara signifikan.
Jurang yang Semakin Tipis
Alasan utama saya beralih adalah peningkatan layar pada iPhone 17. Akhirnya, model standar ini mendapatkan refresh rate 120Hz dan teknologi ProMotion! Layar akan menyesuaikan refresh rate secara dinamis antara 1-120Hz, tergantung konten yang ditampilkan. Ini menghemat baterai dan memungkinkan fitur always-on display. Selain itu, scrolling terasa jauh lebih mulus dibandingkan iPhone 16.
Apple juga memangkas bezel layar iPhone 17, menghasilkan panel Super Retina XDR OLED 6,3 inci yang lebih luas. Secara visual, iPhone 17 setara dengan iPhone 17 Pro. Fitur apa yang paling sering kita gunakan di smartphone? Tentu saja, layar!
Soal performa, iPhone 17 juga tidak kalah jauh. Chipset A19 memang kurang bertenaga dibandingkan A19 Pro pada iPhone 17 Pro, dan yang terakhir didukung sistem pendingin vapor chamber. Namun, perbedaan ini hanya akan terasa oleh gamer berat dan editor video 4K. A19 bahkan lebih bertenaga dari A18 Pro tahun lalu, yang kami sebut "monster kecepatan" dalam ulasan iPhone 16 Pro.
Perbedaan yang Signifikan
Saya akui, iPhone 17 Pro unggul dalam hal daya tahan baterai. Chipset A19 Pro yang lebih efisien dan baterai yang lebih besar (4.252mAh atau 5.088mAh pada Pro dan Pro Max) memberikan daya tahan baterai lebih dari 15 dan 17 jam, dibandingkan 12-13 jam pada iPhone 17.
Keunggulan lain iPhone 17 Pro adalah kamera telefoto 48MP dan dukungan codec video profesional seperti ProRes RAW. iPhone 17, dengan kamera utama dan ultra-wide 48MP yang setara dengan Pro, adalah smartphone yang mumpuni untuk penggunaan sehari-hari, tetapi bukan yang terbaik dalam kategori kamera. Sementara itu, iPhone 17 Pro adalah salah satu yang terbaik.
Intinya, iPhone 17 Pro terasa lebih "pro" dari iPhone sebelumnya. Ini adalah smartphone yang dirancang untuk pengguna power user dan fotografer mobile yang sering mentransfer file besar (Pro dapat mentransfer hingga 10Gbps), atau yang sangat membutuhkan daya tahan baterai ekstra. Saya bukan salah satu dari pengguna ini, dan saya yakin 90% pembeli iPhone juga bukan.
Saya suka mengambil foto dengan lensa telefoto Pro, dan saya akan merindukannya saat beralih ke iPhone 17. Namun, fitur itu saja tidak sepadan dengan selisih harga yang cukup besar.
Berikut adalah tabel perbandingan fitur utama antara iPhone 17 dan iPhone 17 Pro:
| Fitur | iPhone 17 | iPhone 17 Pro |
|---|---|---|
| Layar | Super Retina XDR OLED 6.3 inci, 120Hz ProMotion | Super Retina XDR OLED 6.3 inci, 120Hz ProMotion |
| Chipset | A19 | A19 Pro |
| Kamera Utama | 48MP | 48MP |
| Kamera Ultra-Wide | 48MP | 48MP |
| Kamera Telefoto | Tidak Ada | 48MP |
| Daya Tahan Baterai | 12-13 jam | 15+ jam |
| Fitur Tambahan | Action Button, Camera Control Button, Ceramic Shield 2 | Vapor Chamber, ProRes RAW, Transfer File 10Gbps |
| Harga | Mulai dari $799 | Mulai dari $1099 |
iPhone 17 juga mendapatkan kamera selfie 18MP yang sama, tombol Action yang dapat disesuaikan, tombol Camera Control, lapisan Ceramic Shield 2 yang tahan gores, dan semua fitur software iOS 26 (termasuk antarmuka Liquid Glass baru) seperti iPhone 17 Pro.
iPhone 17 Pro menawarkan kamera telefoto 48MP, daya tahan baterai yang lebih baik, vapor cooling chamber, kecepatan transfer file yang lebih cepat, kemampuan merekam video 4K 120 fps dan ProRes RAW, dan penyimpanan internal hingga 1TB (atau 2TB pada iPhone 17 Pro Max). Peningkatan ini akan dikenakan biaya tambahan.
Apakah fitur-fitur tersebut sepadan dengan harganya? Jika ya, silakan pertimbangkan iPhone 17 Pro. Tetapi jika Anda bisa hidup tanpa lensa telefoto dan fitur-fitur flagship lainnya, saya sarankan untuk mempertimbangkan iPhone 17 yang lebih terjangkau.
Ikuti diyetekno – di Google News dan tambahkan kami sebagai sumber pilihan untuk mendapatkan berita, ulasan, dan opini ahli di feed Anda. Pastikan untuk mengklik tombol Ikuti!

