diyetekno – Sebagai seorang yang telah malang melintang di dunia review smartphone, khususnya iPhone, saya berani bertaruh bahwa hampir tidak ada pengguna yang memanfaatkan setiap fitur iOS secara maksimal. Bahkan fitur-fitur besar sekalipun mungkin tidak menarik bagi semua orang. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika ada satu mode masif yang secara pribadi selalu saya nonaktifkan. Mode tersebut adalah Always-On Display (AOD). Ini adalah salah satu hal pertama yang saya pastikan mati di setiap iPhone yang saya gunakan, dan ada beberapa alasan kuat di baliknya. Bukan berarti fitur ini buruk, hanya saja bagi saya pribadi, manfaatnya tidak sebanding dengan komprominya. Di bawah ini, saya akan menjelaskan mengapa saya memilih untuk tidak menggunakan fitur yang bagi sebagian orang sangat berguna ini, diikuti dengan panduan cara mematikannya jika Anda merasakan hal serupa.
Mengapa Saya Mematikan Always-On Display

Ada beberapa alasan mendasar mengapa saya memilih untuk menonaktifkan fitur Always-On Display pada iPhone saya:
-
Konsumsi Baterai yang Signifikan
Alasan utama mengapa saya tidak menyukai fitur Always-On Display Apple adalah karena ia menguras baterai lebih cepat. Meskipun iPhone, terutama model besar seperti iPhone 17 Pro Max, kini memiliki daya tahan baterai yang cukup baik, ia tetap terasa sebagai salah satu titik lemah. Oleh karena itu, setiap langkah yang dapat meningkatkan daya tahannya sangat berharga bagi saya. Pengujian, seperti yang dianalisis oleh diyetekno.com dari video PhoneBuff, menunjukkan bahwa fitur AOD dapat menggunakan sekitar 0,6% hingga 0,8% baterai ponsel Anda per jam, dengan perbedaan tergantung apakah wallpaper ditampilkan atau tidak. Angka ini mungkin terdengar kecil, tetapi dapat menumpuk secara signifikan seiring waktu, terutama jika ponsel Anda menyala sepanjang hari. Sebagai seseorang yang memprioritaskan daya tahan baterai di atas segalanya, mematikan Always-On Display adalah keputusan yang mudah. -
Kurang Bermanfaat (Bagi Saya)
Selain itu, saya pribadi tidak merasa fitur ini terlalu berguna. Tentu, ini menyediakan cara cepat untuk melihat notifikasi dan waktu, tetapi tahukah Anda apa lagi yang menyediakannya? Apple Watch saya. Jika Anda menggunakan smartwatch – atau jam tangan biasa untuk melihat waktu – tidak banyak informasi yang tidak bisa Anda lihat sekilas. Beberapa informasi dari widget mungkin tidak ditampilkan di perangkat wearable Anda, tetapi saya bisa hidup tanpanya; hanya butuh sedetik untuk menyalakan layar ponsel dan memeriksanya. -
Mengganggu Konsentrasi
Terakhir, saya merasa Always-On Display sedikit mengganggu. Ya, layarnya memang redup, tetapi tetap menyala, dan itu membuat saya terus meliriknya jika ada notifikasi baru. Ini adalah gangguan yang bisa saya hindari, terutama saat saya mencoba fokus pada pekerjaan atau aktivitas lain.
Cara Mematikan Always-On Display
Jika Anda merasakan hal serupa dan ingin menghemat baterai atau mengurangi gangguan, mematikan Always-On Display sangatlah mudah. Ikuti langkah-langkah berikut:
- Buka aplikasi Pengaturan (Settings).
- Gulir ke bawah dan ketuk Layar & Kecerahan (Display & Brightness).
- Gulir ke bawah lagi dan cari opsi Selalu Aktif (Always On Display).
- Ketuk tombol sakelar di sebelahnya untuk mematikannya.
Tips Pro: Kustomisasi, Bukan Mematikan Total
Fitur Always-On Display iPhone bukanlah pilihan "semua atau tidak sama sekali". Jika Anda menyukai ide untuk selalu menampilkan waktu tetapi tidak notifikasi, atau tidak menampilkan wallpaper untuk sedikit mengurangi konsumsi baterai, opsi tersebut tersedia. Untuk mengambil jalan tengah dan tetap mengaktifkannya dengan penyesuaian, lakukan ini:
- Buka aplikasi Pengaturan (Settings).
- Gulir ke bawah dan ketuk Layar & Kecerahan (Display & Brightness).
- Ketuk Selalu Aktif (Always On Display).
- Di sini, Anda dapat menonaktifkan Tampilkan Wallpaper (Show Wallpaper) atau Tampilkan Notifikasi (Show Notifications) sesuai preferensi Anda.
Tips Tambahan untuk Menghemat Baterai iPhone
Jika alasan utama Anda mempertimbangkan untuk mematikan Always-On Display adalah untuk menghemat baterai, ada langkah-langkah penghematan baterai lain yang bisa Anda lakukan sebagai tambahan atau alternatif:
- Turunkan Kecerahan Layar: Semakin terang layar, semakin banyak daya yang digunakan.
- Gunakan Mode Daya Rendah (Low Power Mode): Mode ini secara otomatis mengurangi aktivitas latar belakang dan fitur tertentu untuk menghemat daya.
- Nonaktifkan Haptik: Getaran keyboard dan sistem dapat menguras baterai.
- Matikan "Hey Siri": Menonaktifkan metode bangun "Hey Siri" berarti iPhone Anda tidak akan terus-menerus mendengarkan perintah suara.
- Aktifkan Mode Gelap (Dark Mode): Jika Anda memiliki iPhone dengan layar OLED, mode gelap dapat menghemat baterai karena piksel hitam tidak menyala.
Melakukan salah satu atau semua langkah ini akan berdampak pada daya tahan baterai ponsel Anda, membantunya bertahan lebih lama di antara pengisian daya. Pada akhirnya, keputusan untuk menggunakan atau mematikan Always-On Display kembali pada preferensi pribadi dan kebutuhan Anda. Sebagai seorang reviewer, prioritas saya adalah daya tahan baterai dan minimnya gangguan, sehingga mematikan fitur ini adalah pilihan yang jelas bagi saya.
Perbandingan Fitur Always-On Display
Berikut adalah ringkasan singkat mengenai kelebihan dan kekurangan fitur Always-On Display pada iPhone, dari sudut pandang seorang reviewer:
| Fitur Always-On Display (AOD) iPhone | Kelebihan (Bagi Sebagian Orang) | Kekurangan (Menurut Reviewer) |
|---|---|---|
| Informasi Cepat | Melihat waktu, tanggal, dan notifikasi sekilas tanpa menyentuh | Informasi serupa sudah tersedia di Apple Watch/smartwatch saya |
| Akses Widget | Melihat informasi dari widget favorit tanpa menyalakan layar | Mudah diakses dengan menyalakan layar secara manual dalam sedetik |
| Estetika & Kemudahan | Tampilan layar yang selalu hidup memberikan kesan modern | Dapat mengganggu konsentrasi karena layar selalu menyala |
| Konsumsi Daya | Minim (jika dioptimalkan dan tanpa wallpaper) | Menguras baterai secara signifikan (0.6-0.8% per jam) |
| Kustomisasi | Fleksibel untuk menampilkan hanya waktu atau tanpa wallpaper | Pengaturan default cenderung menguras baterai lebih cepat |

