diyetekno – Sebagai raksasa teknologi bernilai triliunan dolar dengan merek paling dikenal di dunia, mungkin sulit membayangkan Apple memiliki banyak hal untuk dikhawatirkan. Namun, hasil survei terbaru yang dihelat oleh diyetekno.com, menanyakan kepada para pembaca setia apakah mereka menggunakan Apple Intelligence, justru memicu respons yang cukup mengejutkan dan patut menjadi perhatian serius.
Angka yang muncul sungguh mencengangkan: 96% responden memilih opsi "tidak, itu bukan untuk saya", menyisakan hanya 4% yang menyatakan "ya, itu cukup bagus". Ini adalah angka yang sangat timpang, mengindikasikan penerimaan yang sangat rendah terhadap fitur kecerdasan buatan terbaru dari Apple ini, bahkan sebelum fitur tersebut sepenuhnya diluncurkan ke semua pengguna.

Sebagai seorang pengulas smartphone yang telah menjajal berbagai inovasi, saya pribadi pun jarang sekali menggunakan Apple Intelligence dengan antusias. Fitur ringkasan notifikasi, misalnya, saya biarkan aktif hanya karena iseng, padahal akurasinya seringkali dipertanyakan. Tak jarang, ringkasan tersebut salah menginterpretasikan serangkaian notifikasi, menciptakan perasaan cemas atau panik yang tidak perlu, sampai akhirnya saya membuka pesan atau email sebenarnya dan menyadari semuanya baik-baik saja. Pengalaman ini, bagi saya, menunjukkan bahwa implementasi AI Apple masih jauh dari kata sempurna atau bahkan sekadar andal.
Namun, saya hanyalah satu individu yang mungkin sedikit jenuh dengan perangkat ponsel. Para pengguna yang lebih aktif berinteraksi dengan fitur perangkat lunak smartphone terbaru mungkin menuntut lebih banyak dari alat AI. Dan tampaknya, Apple masih belum sepenuhnya melayani kebutuhan pengguna iPhone-nya. Seorang komentator dengan nama ‘laughfactory’ dengan tepat menyatakan, "Apple tidak bisa menemukan strategi AI mereka untuk menyelamatkan hidup mereka. Saya suka produk Apple, tetapi mereka SANGAT melenceng dalam hal AI."
Saya setuju dengan pandangan tersebut. Dengan persentase penolakan yang begitu tinggi terhadap Apple Intelligence, saya berani mengatakan bahwa Apple seharusnya merasa sedikit malu, meskipun kegagalan ini kemungkinan tidak akan berdampak signifikan secara finansial pada perusahaan sebesar mereka. Namun, di tengah gelombang "ponsel AI" dan teknologi cerdas lainnya yang semakin marak, saya rasa Tim Cook dan timnya di Cupertino perlu sedikit khawatir bahwa Apple bisa tertinggal dalam perlombaan AI global. Reputasi sebagai inovator bisa terancam jika mereka gagal di sektor krusial ini.
Ada secercah harapan dengan kabar bahwa Apple akan memanfaatkan Google Gemini untuk meningkatkan kecerdasan Siri dan Apple Intelligence, namun implementasinya belum terjadi. Dan kini, dengan rumor penundaan iOS 27, Siri berpotensi menjadi salah satu ‘aib’ terbesar Apple sepanjang sejarah jika tidak ada perbaikan signifikan yang datang tepat waktu.
Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai respons pengguna dan sentimen terkait Apple Intelligence, berikut adalah ringkasan data yang kami kumpulkan dalam format tabel yang responsif:
| Aspek Penilaian | Persentase Responden | Keterangan |
|---|---|---|
| Tidak Menggunakan Apple Intelligence | 96% | Merasa tidak relevan, tidak efektif, atau belum melihat nilai tambah yang signifikan. |
| Menggunakan Apple Intelligence | 4% | Merasa cukup baik dan bermanfaat, meskipun jumlahnya sangat minoritas. |
| Sentimen Pengguna Umum | Mayoritas Negatif | Strategi AI Apple dianggap ‘jauh melenceng’ dan belum memenuhi ekspektasi pengguna. |
| Potensi Masa Depan | Bergantung pada integrasi Google Gemini dan perbaikan iOS | Kekhawatiran serius bahwa Apple bisa tertinggal dari kompetitor di era "ponsel AI". |
Kesimpulannya, Apple Intelligence menghadapi tantangan besar dalam hal penerimaan pengguna. Meskipun Apple memiliki sumber daya yang tak terbatas, kegagalan untuk menghadirkan solusi AI yang benar-benar berguna dan akurat bisa menjadi bumerang di pasar yang semakin kompetitif ini. Tim Cook memiliki pekerjaan rumah yang sangat besar untuk memastikan Apple tetap relevan di masa depan yang didominasi oleh kecerdasan buatan.

