diyetekno – Sebagai seorang pengamat teknologi dan peninjau smartphone berpengalaman, saya selalu menantikan peluncuran flagship terbaru. Namun, pengumuman Samsung mengenai seri Galaxy S26 kali ini datang dengan sedikit kejutan yang kurang menyenangkan: kenaikan harga yang signifikan dibandingkan pendahulunya, Galaxy S25. Meskipun Samsung memilih untuk tidak secara eksplisit menyalahkan "krisis RAM" yang sedang melanda industri, sulit untuk tidak berspekulasi bahwa kondisi pasar komponen ini menjadi faktor utama di balik lonjakan harga tersebut.
Dalam acara peluncuran Galaxy S26, terungkap bahwa untuk memiliki Galaxy S26 terbaru, Anda harus merogoh kocek mulai dari $899.99 / £879 / AU$1,549. Model S26 Plus dibanderol mulai dari $1,099.99 / £1,099 / AU$1,849, dan untuk S26 Ultra yang paling premium, harganya mulai dari $1,299.99 / £1,279 / AU$2,199.

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, mari kita bandingkan dengan harga seri S25 tahun lalu:
| Model | Harga Awal S25 (USD/GBP/AUD) | Harga Awal S26 (USD/GBP/AUD) | Kenaikan Harga (USD/GBP/AUD) |
|---|---|---|---|
| Galaxy S26 | $859.99 / £859 / AU$1,399 | $899.99 / £879 / AU$1,549 | +$40 / +£20 / +AU$150 |
| Galaxy S26 Plus | $999.99 / £999 / AU$1,699 | $1,099.99 / £1,099 / AU$1,849 | +$100 / +£100 / +AU$150 |
| Galaxy S26 Ultra | $1,299.99 / £1,249 / AU$2,149 | $1,299.99 / £1,279 / AU$2,199 | +$0 / +£30 / +AU$50 |
Secara nominal, model tahun ini lebih mahal antara $40 / £20 / AU$50 hingga $100 / £100 / AU$150 dibandingkan pendahulunya (meskipun harga S26 Ultra di AS tetap sama). Namun, ada satu "kenaikan tersembunyi" yang lebih signifikan: penghapusan model 128GB. Ini berarti model S26 termurah kini secara efektif $200 / £180 / AU$150 lebih mahal daripada model S25 termurah yang tersedia tahun lalu.
Ketika saya mencoba mengonfirmasi langsung kepada perwakilan Samsung mengenai peran krisis RAM dalam kenaikan harga ini, jawaban yang saya terima hanyalah "Tidak ada komentar." Respons ini, meskipun diplomatis, justru semakin memperkuat dugaan saya. Dengan latar belakang melonjaknya harga komponen akibat permintaan yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) yang masif, ditambah lagi dengan janji Samsung bahwa NPU (Neural Processing Unit) pada seri S26 akan 39% lebih bertenaga untuk menangani tugas-tugas AI, rasanya tidak mungkin krisis RAM tidak berkontribusi. Ini adalah indikasi jelas bahwa biaya produksi, terutama untuk komponen vital seperti RAM yang sangat dibutuhkan oleh kemampuan AI canggih, sedang meroket.
Menariknya, meskipun Samsung enggan menyebut "krisis RAM," CEO Nothing, Carl Pei, justru sangat terbuka mengenai hal ini. Melalui postingan LinkedIn-nya yang berjudul lugas "Mengapa Smartphone Anda Berikutnya Akan Lebih Mahal," ia telah memperingatkan konsumen tentang kenaikan biaya seperti ini sejak awal tahun. Pei bahkan mengakui bahwa ponsel Nothing sendiri yang akan dirilis pada tahun 2026 juga akan mengalami kenaikan harga, meskipun ia tidak merinci berapa besarnya. Setidaknya, ada sedikit "kabar baik" (meskipun tidak terlalu menggembirakan) bahwa prediksi Pei mengenai kenaikan hingga 30% tidak sepenuhnya terjadi pada Samsung; kenaikan terbesar yang kita lihat adalah sekitar 10% untuk Galaxy S26 Plus.
Peluncuran Unpacked pertama Samsung di tahun 2026 mungkin sedikit lebih lambat dari biasanya, namun mereka adalah merek besar pertama yang memperkenalkan jajaran flagship terbarunya tahun ini. Dan penetapan harga mereka, sayangnya, mengonfirmasi apa yang sudah kita duga: perangkat teknologi kita akan menjadi lebih mahal tahun ini. Samsung mungkin yang pertama, tetapi saya yakin mereka tidak akan menjadi yang terakhir. Peringatan dari Nothing sudah jelas: kita bisa mengharapkan merek lain seperti Oppo, OnePlus, Apple, Google, dan lainnya untuk mengikuti tren kenaikan harga ini. Dan tren ini tidak hanya berhenti pada smartphone. Perangkat lain seperti Steam Machine dari Valve juga sudah terpengaruh oleh gejolak harga RAM, dengan penundaan dan kenaikan harga yang hampir pasti terjadi.
Sebagai seorang peninjau, saran saya adalah: pikirkan dua kali sebelum terburu-buru meng-upgrade perangkat lama Anda. Pertimbangkan untuk menunggu penawaran menarik (mungkin hingga Black Friday di bulan November), atau bahkan bersabar sedikit lebih lama dengan harapan tahun 2027 membawa kabar baik mengenai harga. Saya pribadi tidak terlalu berharap "kereta AI" ini akan melambat dalam waktu dekat. Untuk harga RAM, saya tentu berharap demikian, tetapi fokus yang semakin meningkat pada AI di smartphone dan seluruh ekosistem teknologi menunjukkan bahwa tren ini akan bertahan lama – dan itu berarti biaya yang lebih tinggi, suka atau tidak suka.
Jangan lupa untuk mengikuti diyetekno.com di Google News dan jadikan kami sumber pilihan Anda untuk mendapatkan berita, ulasan, dan opini ahli langsung di feed Anda. Pastikan untuk menekan tombol Ikuti! Tentu saja, Anda juga bisa mengikuti diyetekno.com di TikTok untuk berita, ulasan, unboxing dalam bentuk video, dan dapatkan pembaruan rutin dari kami di WhatsApp.

