diyetekno.com – Di tengah gelombang sentimen negatif terhadap kecerdasan buatan atau AI yang mulai merebak Samsung mengambil langkah berbeda. Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu memilih pendekatan yang lebih bijak dan terukur dalam menyematkan teknologi AI pada lini ponsel lipat terbarunya Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra. Mereka tidak ingin membanjiri pengguna dengan fitur AI yang berlebihan melainkan fokus pada manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung.
Wakil Presiden Eksekutif Samsung Jay Kim mengungkapkan filosofi di balik strategi ini. Menurutnya banyak pihak masih melihat AI sebagai teknologi itu sendiri padahal seharusnya bergeser ke arah manfaat yang ditawarkan. Samsung berupaya keras menjadikan AI lebih bermakna mudah diakses dan benar-benar membantu aktivitas pengguna sehari-hari tanpa perlu berpikir keras apakah itu berasal dari AI atau bukan.

Salah satu contoh implementasi AI yang tidak mencolok namun sangat cerdas adalah fitur Now Nudge. Bayangkan Anda menerima pesan teks yang berisi detail janji temu lengkap dengan tanggal. Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra secara otomatis akan menampilkan tombol Kalender kecil. Saat tombol itu disentuh aplikasi Kalender akan langsung terbuka di mode Split View pada sisi kanan layar. Ini adalah cara cerdas untuk menghemat waktu dan langkah pengguna.
Fitur inovatif lainnya adalah My FanCam. Saat mengedit video di Galaxy Z Fold 8 atau Fold 8 Ultra Anda bisa memilih subjek tertentu dan ponsel akan memotong ulang video tersebut agar hanya mengikuti orang yang Anda pilih. Bahkan rasio aspek video bisa disesuaikan sesuai keinginan. Fitur ini bekerja sangat mulus dan intuitif meskipun pengguna perlu menekan ikon AI terlebih dahulu untuk mengaktifkannya.
Tidak hanya itu Galaxy Z Fold 8 series juga memungkinkan AI bekerja di latar belakang melalui Gemini Intelligence untuk otomatisasi tugas. Fitur ini kini mendukung hingga 40 aplikasi termasuk untuk belanja reservasi restoran pemesanan perjalanan dan tiket acara. Sebagai contoh Anda bisa meminta Fold 8 untuk membantu merencanakan liburan dengan parameter tertentu dan ponsel akan berkoordinasi dengan layanan seperti Expedia. Yang terpenting Gemini Intelligence tidak akan melakukan pembelian tanpa persetujuan Anda memastikan kontrol penuh tetap di tangan pengguna.
Jay Kim menegaskan bahwa Samsung tidak terburu-buru dalam mengimplementasikan otomatisasi. Pengalaman pengguna adalah prioritas utama dan mereka ingin memastikan setiap fitur AI bekerja dengan benar dan mudah dipahami. Samsung berkomitmen untuk menghadirkan apa yang dibutuhkan konsumen pada waktu yang tepat tanpa membuat mereka merasa kewalahan dengan kecanggihan teknologi.

