diyetekno.com – Siapa sangka Sam Altman CEO OpenAI yang visioner ternyata punya pandangan tak terduga tentang kacamata pintar. Miliarder teknologi ini secara blak-blakan mengaku sangat tidak nyaman berinteraksi dengan orang yang memakai perangkat berkamera dan berlampu tersebut. Sebuah pengakuan yang mungkin mengejutkan banyak pihak namun sekaligus mencerminkan kekhawatiran publik yang meluas.
Dalam sebuah wawancara eksklusif Altman menegaskan perasaannya yang kurang nyaman saat berbicara dengan seseorang yang mengenakan kacamata pintar. Pernyataan ini muncul di tengah gelombang kritik dan kontroversi yang melanda perangkat sejenis seperti Ray-Ban besutan Meta. Kacamata pintar tersebut sempat dijuluki "kacamata mesum" karena laporan penyalahgunaannya untuk merekam dan melecehkan wanita tanpa izin lalu videonya diunggah ke media sosial.

Meta sendiri telah berupaya mengatasi masalah ini dengan merilis pembaruan firmware yang mencegah perekaman video jika lampu indikator dilepas atau ditutupi. Namun citra negatif sudah terlanjur melekat. Situasi ini tentu menjadi tantangan besar bagi perusahaan lain seperti Google dan Samsung yang bersiap meluncurkan perangkat kacamata pintar mereka.
Bukan kali pertama Altman menyuarakan ketidaksukaannya pada perangkat yang dikenakan di tubuh. Tahun lalu ia bahkan dengan tegas mengoreksi seorang jurnalis yang bertanya apakah ia mengenakan kacamata pintar. "Sama sekali tidak" jawabnya singkat "Saya tidak suka kacamata pintar."
Menariknya pandangan Altman ini disampaikan dalam konteks pengembangan perangkat keras OpenAI yang digarapnya bersama Jony Ive mantan kepala desain Apple. Filosofi inti OpenAI adalah menciptakan "komputer ambien" yang selalu mendengarkan sebuah konsep yang menurut pewawancara sangat membantu namun sekaligus berpotensi menjadi mimpi buruk privasi.
Altman mengakui dilema tersebut. Ia berjanji bahwa menjelang peluncuran perangkat ini OpenAI akan membahas kontrol privasi baru dan teknologi yang mereka bangun untuk perangkat komputasi ambien. OpenAI tidak hanya berencana merilis satu perangkat melainkan beberapa bentuk faktor yang berbeda. "Ada sesuatu yang diletakkan di meja ada sesuatu di saku Anda dan ada sesuatu yang dikenakan di tubuh Anda" jelasnya.
Mengingat sikapnya terhadap kacamata pintar perangkat yang dikenakan di tubuh kemungkinan besar akan berbentuk liontin mirip pin Plaud bukan kacamata. Altman belum memberikan jadwal pasti kapan perangkat konsumen pertama OpenAI akan tiba hanya menyebutkan "segera". Publik pun menanti inovasi sekaligus solusi privasi dari raksasa AI ini.

