diyetekno – Dunia teknologi sedang bergejolak dengan berbagai pengumuman besar. Setelah Apple memperkenalkan iPhone 17e dan Samsung meluncurkan jajaran smartphone S26 minggu lalu, perhatian saya sebagai seorang reviewer audio yang obsesif di diyetekno.com justru tertuju pada satu bintang baru: Samsung Galaxy Buds4 Pro. Bayangkan kegembiraan saya saat mengetahui bahwa earbud canggih ini sudah bisa didapatkan dengan diskon 20% untuk pre-order hingga 11 Maret, menurunkan harganya menjadi AU$319.99. Ini bukan hanya penawaran fantastis untuk produk yang baru dirilis, tetapi juga jauh lebih murah dibandingkan AirPods Pro 3 dari Apple (yang saat ini didiskon menjadi AU$375 di Amazon).
Jujur saja, sebagai pengguna setia iPhone, loyalitas saya terhadap AirPods Pro memang tak tergoyahkan. Namun, setelah membaca ulasan hands-on dari rekan saya mengenai Samsung Galaxy Buds4 Pro, saya harus mengakui bahwa upaya terbaru raksasa teknologi Korea Selatan ini terlihat sangat menjanjikan. Seperti yang ia catat, "Ada perubahan suara yang jelas pada Galaxy Buds4 Pro", yang dimungkinkan oleh driver speaker baru yang lebih besar. Samsung mengklaim ini akan memberikan peningkatan bass, namun seperti yang ditemukan oleh Tom, rekan kami, "ini bukan berarti bass lebih banyak, melainkan bass yang lebih baik". Sebuah nuansa yang penting bagi para audiophile!

Pembatalan kebisingan (ANC) tampaknya sama solidnya dengan pendahulunya. Namun, mode Ambient (atau transparan) mungkin tidak disukai semua orang. Ulasan hands-on kami menunjukkan bahwa mode ini sedikit ‘lemah’ karena membiarkan terlalu banyak suara eksternal masuk. Namun, saya pribadi berpendapat bahwa ini justru hal yang baik, karena tujuan utama mode Ambient adalah untuk membiarkan suara dari lingkungan sekitar masuk, bukan? Ini memungkinkan Anda tetap sadar akan lingkungan tanpa harus melepas earbud.
Galaxy Buds4 Pro juga mendapatkan beberapa fitur baru yang menarik, termasuk gerakan kepala untuk menjawab atau menolak panggilan, serta fitur terjemahan langsung. Sepertinya Samsung mulai ‘meniru’ Apple, karena kedua fitur ini sudah muncul di AirPods Pro 2 dan 3. Meskipun demikian, harga ritel Australia (RRP) Buds4 Pro lebih rendah AU$30 dibandingkan AirPods — AU$399 berbanding AU$429. Dan dengan diskon pre-order 20% yang tersedia ini, saya harus mengatakan bahwa penawaran Samsung ini menjadi sangat terjangkau dalam skema besar.
Anda bisa melakukan pre-order Samsung Galaxy Buds4 Pro seharga AU$319 dari Amazon atau langsung dari Samsung, di mana Anda akan membutuhkan kode checkout BUDS4YOU untuk mendapatkan harga diskon. Alternatifnya, Anda bisa menghemat AU$160 dari RRP mereka di Vodafone dan membayarnya selama periode cicilan hingga 36 bulan jika Anda juga memiliki paket pascabayar Vodafone. Mengingat Vodafone juga memiliki beberapa penawaran pre-order Samsung Galaxy S26 terbaik, ini bisa menjadi kesempatan emas untuk memperbarui seluruh setup gadget Anda.
Perbandingan Samsung Galaxy Buds4 Pro vs. Kompetitor
Berikut adalah tabel perbandingan singkat untuk membantu Anda melihat nilai penawaran ini:
| Fitur / Model | Samsung Galaxy Buds4 Pro | Apple AirPods Pro 3 (Perbandingan) |
|---|---|---|
| Harga RRP (AU$) | AU$399 | AU$429 |
| Harga Pre-order (AU$) | AU$319.99 (dengan diskon 20%) | AU$375 (diskon Amazon) |
| Diskon Pre-order | 20% | Bervariasi (saat ini diskon di Amazon) |
| Deadline Pre-order | 11 Maret | N/A |
| Driver Speaker | Baru, lebih besar | N/A (tidak disebutkan detail) |
| Kualitas Bass | "Better bass" (bass lebih baik) | N/A |
| Noise Cancellation | Solid | Solid |
| Mode Ambient | Ada (membiarkan banyak suara masuk) | Ada |
| Fitur Unik | Gerakan kepala untuk panggilan, Terjemahan langsung | Gerakan kepala untuk panggilan, Terjemahan langsung (AirPods Pro 2/3) |
| Tempat Pembelian | Amazon, Samsung (kode BUDS4YOU), Vodafone | Amazon, Apple Store, dll. |
Max, seorang penulis senior di diyetekno.com, memiliki keahlian mendalam dalam hiburan rumah dan audio, serta berbagai perangkat elektronik konsumen lainnya. Ia juga seorang pemburu diskon ulung, selalu mencari kode kupon terbaru. Dengan pengalaman menulis untuk publikasi ternama seperti What Hi-Fi? dan Pocket-lint, serta menjabat sebagai editor majalah Australian Hi-Fi dan Audio Esoterica, pandangannya tentang teknologi selalu tajam dan informatif.

