diyetekno.com – Raksasa teknologi Apple baru-baru ini menghebohkan publik dengan klaim ambisius mengenai daya tahan baterai pada lini terbaru mereka, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Khusus untuk model Pro Max, Apple sesumbar telah menghadirkan "peningkatan daya tahan baterai terbesar sepanjang sejarah iPhone" dibandingkan pendahulunya, iPhone 17 Pro Max. Benarkah demikian atau hanya sekadar janji manis pemasaran?
Secara spesifikasi, iPhone 18 Pro dibekali baterai berkapasitas 4.056 mAh, sementara varian Pro Max jauh lebih besar dengan 5.391 mAh (khusus pasar Eropa). Angka-angka ini tentu menjanjikan. Namun, apakah kapasitas jumbo tersebut benar-benar berbanding lurus dengan peningkatan signifikan dalam penggunaan nyata? Untuk menjawab keraguan ini, tim penguji independen di laboratorium kami melakukan serangkaian tes ketat terhadap kedua ponsel premium tersebut.

Metode pengujian standar yang kami terapkan cukup menantang. Ponsel secara otomatis menjelajahi berbagai situs web melalui koneksi seluler secara terus-menerus hingga baterai benar-benar habis. Selama proses ini, fitur-fitur seperti layanan lokasi, Wi-Fi, dan Bluetooth dinonaktifkan sepenuhnya. Bahkan, fitur manajemen baterai bawaan iOS juga dimatikan untuk mendapatkan hasil yang paling objektif.
Hasilnya cukup menarik. iPhone 18 Pro berhasil bertahan selama 16 jam 17 menit. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 6 persen dibandingkan iPhone 17 Pro yang mencatat 15 jam 21 menit. Sementara itu, iPhone 18 Pro Max menunjukkan performa 18 jam 27 menit, sedikit lebih baik dari iPhone 17 Pro Max yang mencapai 17 jam 54 menit, atau sekitar 3 persen lebih lama.
Peningkatan ini, meskipun disambut baik, mungkin tidak sefantastis yang digembar-gemborkan Apple. Perlu diingat, angka yang dirilis Apple sendiri umumnya didasarkan pada durasi pemutaran video. Untuk iPhone 17 Pro dan Pro Max, Apple mengklaim masing-masing 33 jam dan 39 jam. Angka ini melonjak menjadi 36 jam (peningkatan 9 persen) untuk iPhone 18 Pro dan 45 jam (peningkatan 15 persen) untuk iPhone 18 Pro Max. Lonjakan terakhir memang terlihat mengesankan, namun kemungkinan hanya relevan dalam skenario penggunaan yang sangat spesifik.
Apple sendiri dalam catatan kaki perbandingan produknya menjelaskan bahwa "Semua klaim daya tahan baterai bergantung pada konfigurasi jaringan dan berbagai faktor lain. Hasil aktual akan bervariasi. Baterai memiliki siklus pengisian ulang terbatas dan pada akhirnya mungkin perlu diganti. Masa pakai baterai dan siklus pengisian daya bervariasi tergantung penggunaan dan pengaturan."
Singkatnya, pengguna memang akan merasakan peningkatan daya tahan baterai pada iPhone 18 Pro dan Pro Max dibandingkan model sebelumnya. Namun, berdasarkan hasil uji independen kami, jangan berharap peningkatan drastis seperti janji Apple, kecuali jika aktivitas utama Anda hanyalah menonton video dalam durasi panjang di antara setiap pengisian daya.

