diyetekno – Dunia teknologi sempat dihebohkan kemarin oleh laporan dari Android Headlines yang mengklaim bahwa OnePlus sedang "dibongkar" oleh perusahaan induknya, Oppo. Namun, hari ini kami mendapatkan pernyataan resmi yang membantah keras rumor mengenai berakhirnya kiprah OnePlus. Robin Liu, CEO OnePlus India, melalui media sosial (seperti dikutip Android Authority), menegaskan bahwa perusahaan "beroperasi seperti biasa dan akan terus demikian." Ia menggambarkan bocoran informasi tentang penutupan OnePlus sebagai kabar "palsu" dan "tidak berdasar."
Sebagai seorang pengamat teknologi yang telah mengikuti perjalanan OnePlus sejak peluncuran ponsel pertamanya di tahun 2014, kami di diyetekno.com sangat lega mendengar kabar ini. Kami selalu mengapresiasi inovasi dan kualitas yang ditawarkan OnePlus. Bahkan, baru-baru ini kami menganugerahi OnePlus 15, yang meluncur tahun lalu dan kini menduduki peringkat teratas dalam daftar ponsel Android terbaik kami, dengan rating sempurna lima dari lima bintang. Ini membuktikan komitmen OnePlus terhadap kualitas premium.

Seperti yang mungkin Anda ingat, Oppo dan OnePlus memang telah melakukan merger pada tahun 2021, dengan OnePlus menjadi sub-merek. Sejak saat itu, kami memang melihat banyak kemiripan antara ponsel dari Oppo dan OnePlus (serta Realme, yang juga dimiliki Oppo). Namun, perangkat OnePlus tetap mempertahankan identitas dan daya tariknya yang khas, terutama bagi para penggemar setia yang menghargai filosofi "Never Settle" mereka.
Meskipun demikian, beberapa pertanyaan tetap muncul. Laporan awal Android Headlines menyoroti beberapa indikasi yang mengarah pada penurunan operasional OnePlus, termasuk rendahnya tingkat pengiriman ponsel secara global dan pemotongan operasi pemasaran di luar Tiongkok. Menurut para analis, penjualan ponsel OnePlus turun menjadi sekitar 13-14 juta unit pada tahun 2024, dari 17 juta unit di tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan Oppo justru meningkat pada periode yang sama, yang mungkin menjadi salah satu alasan mengapa perusahaan induk mempertimbangkan untuk menghentikan operasional OnePlus.
Ketidakpastian masih menyelimuti masa depan OnePlus di luar Tiongkok dan India. Misalnya, merek ini tidak memiliki kemitraan dengan operator seluler di AS, dan bocoran sebelumnya bahkan mengisyaratkan bahwa OnePlus Open 2 dan OnePlus 15s mungkin telah dibatalkan. Dari sudut pandang kami sebagai reviewer, potensi pembatalan produk-produk inovatif ini akan sangat disayangkan.
Kami sangat berharap OnePlus dapat terus beroperasi secara global dan menawarkan persaingan yang sangat dibutuhkan di pasar ponsel pintar, menghadapi raksasa seperti Apple, Samsung, dan Google. Flagship terbaru mereka berada di posisi teratas dalam daftar ponsel pintar terbaik kami, dan kami tentu akan sangat merindukan merek ini jika ia benar-benar menghilang dari persaingan.
Berikut adalah rangkuman situasi OnePlus dalam tabel yang responsif:
| Aspek | Detail Rumor (Sebelum Klarifikasi) | Klarifikasi Resmi/Fakta | Catatan Reviewer (diyetekno.com) |
|---|---|---|---|
| Status Perusahaan | Dikabarkan "dibongkar" oleh Oppo. | Beroperasi seperti biasa, rumor "palsu" dan "tidak berdasar." | Kabar yang sangat melegakan, OnePlus memiliki sejarah panjang dan kontribusi penting. |
| Penjualan Global | Penurunan signifikan (17 juta unit di 2023 menjadi 13-14 juta di 2024). | Tidak ada bantahan langsung, namun fokus pada operasi normal. | Penurunan memang menjadi perhatian, namun bukan indikator tunggal "kematian" merek. |
| Kemitraan AS | Tidak memiliki kemitraan operator di AS. | Tidak ada klarifikasi spesifik, namun fokus pada pasar utama. | Keterbatasan ini bisa menghambat ekspansi, namun bukan akhir dari segalanya. |
| Produk Masa Depan | Rumor pembatalan OnePlus Open 2 dan OnePlus 15s. | Tidak ada konfirmasi atau bantahan resmi. | Potensi pembatalan ini akan sangat disayangkan mengingat inovasi yang dibawa OnePlus. |
| Penilaian diyetekno.com | – | OnePlus 15 meraih 5 dari 5 bintang, masuk daftar HP Android terbaik. | Kami sangat menghargai kualitas dan inovasi OnePlus, berharap terus menjadi pesaing kuat. |

