diyetekno – Sebagai seorang reviewer smartphone yang sudah malang melintang, saya seringkali ditanya soal keamanan data di iPhone. Apple memang gencar mempromosikan privasi, mulai dari penyimpanan data lokal hingga pencegahan pelacakan saat browsing. Dalam briefing terbaru, Apple menekankan empat pilar privasi: minimalkan pengumpulan data, simpan data pribadi di perangkat, transparan soal data yang dikumpulkan, dan amankan iPhone.
Secara default, iPhone memang menawarkan privasi lebih baik dibanding pesaing, termasuk beberapa ponsel Android terbaik. Chip seperti A18 Pro punya secure kernel yang mengunci data di level hardware, dan Face ID punya tingkat keamanan tinggi. Tapi, ada lebih banyak lagi fitur privasi tersembunyi yang layak kamu ketahui. Mari kita bedah!

1. Sembunyikan dan Kunci Aplikasi
Ingin menyembunyikan aplikasi tertentu dari intaian, seperti aplikasi banking, kencan, atau file manager? iOS 18 dan iOS 26 memungkinkanmu untuk mengunci atau menyembunyikan aplikasi. Jadi, kamu bisa meminjamkan ponsel tanpa khawatir orang lain mengintip informasi pribadi.
Aplikasi bisa disembunyikan ke dalam folder tersembunyi yang hanya bisa diakses dengan Face ID, Touch ID, atau kode sandi. Caranya, tekan lama ikon aplikasi, lalu pilih "Require Face ID" (atau Touch ID). Kemudian, autentikasi diri dan pilih "Hide App". Aplikasi akan menghilang dari Home Screen dan pindah ke folder "Hidden" di App Library.
Untuk mengunci aplikasi, ikuti langkah yang sama, tapi pilih "Require Face ID" di menu pop-up kedua. Aplikasi akan meminta autentikasi biometrik atau kode sandi sebelum bisa dibuka.
2. Browsing Tanpa Pelacakan
Apple memposisikan Safari sebagai browser yang menjaga privasi saat berselancar di dunia maya. Salah satu fitur terbarunya adalah Intelligent Tracking Prevention, yang menggunakan machine learning untuk menyembunyikan tracker dan mencegah website membuat "sidik jari" digital tentang dirimu.
Fitur ini sebelumnya terbatas pada mode Private Browsing, tapi kini menjadi default di iOS 26. Kamu juga bisa menggunakan Privacy Report untuk melihat jumlah tracker yang dicegah oleh Safari, serta tracker yang dihubungi oleh website seperti Google Analytics. Privacy Report juga menunjukkan jumlah tracker yang diblokir selama 30 hari terakhir dan tracker paling aktif yang mencoba membuat profilmu.
Privacy Report bisa diakses dengan mengetuk ikon menu di sisi kiri search bar Safari, lalu ketuk tiga titik untuk membuka opsi lainnya, dan ketuk "Privacy Report".
3. Jaga Kerahasiaan Email
Banyak layanan dan website meminta kita membuat akun, bahkan untuk hal-hal sederhana. Ini membuat alamat email pribadi kita menjadi terlalu publik. Solusi Apple adalah fitur Hide My Email, yang membuat alamat email acak dan unik untuk digunakan di website dan aplikasi. Email dari alamat acak ini akan diteruskan ke inbox pribadi kamu. Alamat-alamat ini bisa dikelola di iCloud dan dinonaktifkan atau diaktifkan kembali sesuai kebutuhan.
Fitur ini hanya tersedia untuk pelanggan iCloud+, karena Apple perlu mengelola lalu lintas data untuk menyediakan layanan ini.
4. Atasi Pesan dari Nomor Tak Dikenal
Dengan iOS 26, Apple meningkatkan cara menangani pesan spam. Ada opsi tambahan untuk menangani pesan scam dan spam berkat aplikasi Messages yang diperbarui. Pesan dari kontak tak dikenal akan dialihkan ke area khusus, di mana kamu bisa memutuskan apakah pesan tersebut berasal dari orang yang dikenal, spam, atau butuh informasi lebih lanjut.
Fitur Call Screening baru akan secara otomatis memindai panggilan dari nomor tak dikenal sebelum terhubung, dan meminta penelepon untuk mengidentifikasi diri dan memberikan alasan panggilan. Aplikasi Phones kemudian akan menampilkan informasi ini kepada pengguna, sehingga mereka bisa memutuskan apakah akan menerima panggilan atau tidak.
5. Lawan Pencurian
Fitur Stolen Device Protection di aplikasi Find My sudah ada sejak iOS 17.3, tapi hanya digunakan oleh 50% pengguna. Fitur ini mati secara default, tapi setelah diaktifkan di bagian "Privacy & Security" di Settings, fitur ini akan memberikan lapisan perlindungan tambahan untuk akun Apple kamu jika iPhone hilang atau dicuri, dan berada di luar lokasi yang dikenal (seperti rumah).
Fitur ini mencegah pencuri mengubah kata sandi akun atau perangkat jika mereka berhasil mengakses ponsel atau mengetahui kode sandi. Face ID atau Touch ID perlu digunakan bersamaan dengan kode sandi untuk melakukan perubahan tersebut atau mematikan Lost Mode. Ini membantu melawan skema social engineering yang menggunakan email phishing atau panggilan palsu dari customer support.
Ringkasan Fitur Privasi iPhone
Berikut adalah tabel yang merangkum fitur-fitur privasi penting di iPhone:
| Fitur | Deskripsi | Ketersediaan |
|---|---|---|
| Sembunyikan/Kunci Aplikasi | Menyembunyikan atau mengunci aplikasi dengan Face ID/Touch ID/kode sandi. | iOS 18, iOS 26 |
| Intelligent Tracking Prevention | Mencegah website membuat "sidik jari" digital pengguna. | Default di Safari iOS 26 |
| Privacy Report | Menampilkan jumlah tracker yang diblokir oleh Safari. | Tersedia di Safari |
| Hide My Email | Membuat alamat email acak untuk digunakan di website dan aplikasi. | Pelanggan iCloud+ |
| Call Screening | Memindai panggilan dari nomor tak dikenal dan meminta penelepon untuk mengidentifikasi diri. | iOS 26 |
| Stolen Device Protection | Melindungi akun Apple jika iPhone hilang atau dicuri, dengan memerlukan Face ID/Touch ID untuk mengubah kata sandi atau mematikan Lost Mode. | iOS 17.3 ke atas |
Beberapa fitur ini mungkin sudah kamu gunakan, dan beberapa akan segera hadir. Fitur-fitur di atas memberikan gambaran tentang alat dan fitur privasi yang ditawarkan iPhone. Apakah kamu menggunakan fitur-fitur ini? Atau punya tips privasi iPhone lainnya? Bagikan di kolom komentar!

