diyetekno – Sebagai seorang penikmat teknologi yang tak pernah berhenti mencari inovasi, konsep ponsel lipat clamshell dengan layar eksternal selalu memikat hati saya. Sejak kemunculan Samsung Galaxy Z Flip pertama, gagasan memiliki ‘layar mini’ kedua – layaknya jam tangan pintar yang terintegrasi langsung ke ponsel – terasa begitu revolusioner dan praktis.
Melihat waktu sekilas tanpa perlu mengangkat ponsel adalah kemudahan luar biasa, terutama bagi saya yang sering duduk di meja berjam-jam. Di luar ruangan, mengganti musik menjadi sangat mudah, dan fitur ini selalu jadi daya tarik saat mengambil foto di acara sosial. Teman-teman saya bahkan terkejut betapa berguna layar kecil itu sebagai cermin untuk selfie sempurna. Namun, pengalaman saya hidup bersama Motorola Razr 40 Ultra selama beberapa minggu telah menghancurkan semua harapan manis itu.

Bukan berarti ponsel itu buruk, jangan salah paham. Tapi desain clamshell secara inheren membawa begitu banyak kompromi. Daya tahan baterainya cukup mengecewakan, jauh di bawah Honor Magic 7 Pro yang saya gunakan saat itu. Wajar, karena ruang yang bisa dijejalkan ke dalam bentuk sekecil itu memang terbatas. Layar lipatnya sendiri terasa seperti bencana yang menunggu waktu, dengan engsel rapuh yang bisa berakhir tragis hanya karena sebutir pasir nyasar. Belum lagi lipatan layar yang mengganggu, sangat terlihat saat menonton film atau bermain game. Akhirnya, produk ini memang lucu dan keren, tapi kurang praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Tapi bagaimana jika saya memberi tahu Anda bahwa ada ponsel flagship yang akan datang, yang menawarkan semua fitur favorit saya dari ponsel lipat clamshell, tanpa satupun kekurangan besarnya? Perkenalkan Xiaomi 17 Pro, ponsel yang langsung melesat ke puncak daftar keinginan saya.
Anda tidak perlu menjadi ahli ponsel untuk melihat keistimewaan perangkat ini. Di bagian depan, ia tampil layaknya ponsel konvensional dengan layar AMOLED 1220 x 2656 yang indah, dan desain keseluruhan yang, ehm, sangat terinspirasi iPhone. Namun, balikkan ponselnya, dan Anda akan menemukan ‘pesta’ di bagian belakang: sebuah layar kecil yang terintegrasi di modul kamera, siap untuk berbagai fitur keren.
Anda bisa menyesuaikannya dengan wallpaper pilihan Anda dan berbagai widget praktis. Mulai dari menampilkan waktu dengan beragam pilihan jam, cuaca lokal, hingga jadwal kalender Anda berikutnya. Kontrol media juga muncul secara otomatis saat ada sesuatu yang diputar, memungkinkan Anda mengganti lagu tanpa perlu meraih ponsel saat diletakkan terbalik di meja – mengurangi godaan untuk terseret ke dunia TikTok.
Tentu saja, layar ini juga bisa menampilkan notifikasi dan panggilan masuk. Jika ponsel Anda bergetar, Anda tidak perlu menyalakan layar utama hanya untuk melihat apakah itu sesuatu yang penting. Buka aplikasi kamera, dan seketika layar kecil itu berubah menjadi jendela bidik, memungkinkan Anda mengambil selfie berkualitas tinggi dengan kamera utama triple 50MP yang megah, bukan hanya lensa selfie tunggal.
Sebagai seorang gamer, saya juga sangat antusias dengan kemampuan untuk memainkan game-game kecil di layar ini. Ini memang fitur yang agak gimmick, tapi Xiaomi bahkan menjual casing resmi yang manis dengan tombol-tombol layaknya Nintendo GameBoy agar Anda bisa mengontrol tantangan-tantangan kecil ini dengan lebih mudah.
Pada akhirnya, saya hanya senang bahwa ada produsen yang merilis sesuatu yang membuat ponsel terasa menyenangkan lagi. Di dunia di mana perusahaan seperti Samsung dan Apple tampaknya hanya berfokus pada pembuatan ‘lempengan’ generik yang semakin tipis, saya akan selalu memilih sesuatu yang sedikit lebih unik dan ‘nakal’ seperti ini.
Ikuti diyetekno.com di Google News dan tambahkan kami sebagai sumber pilihan Anda untuk mendapatkan berita, ulasan, dan opini ahli terbaru di feed Anda. Pastikan untuk mengklik tombol Ikuti! Dan tentu saja, Anda juga bisa mengikuti diyetekno.com di TikTok untuk berita, ulasan, unboxing dalam format video, dan dapatkan pembaruan rutin dari kami di WhatsApp juga.
Perbandingan Fitur Utama Xiaomi 17 Pro vs. Ponsel Lipat Clamshell (Konsep)
| Fitur | Xiaomi 17 Pro | Ponsel Lipat Clamshell (Ex: Razr 40 Ultra) | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Layar Eksternal | Layar mini terintegrasi di modul kamera | Layar penuh di bagian luar ponsel | Xiaomi menawarkan fungsionalitas serupa tanpa kerumitan lipatan. |
| Daya Tahan Baterai | Potensi lebih baik (desain non-lipat) | Cenderung terbatas (ruang internal sempit) | Desain konvensional Xiaomi memungkinkan baterai lebih besar dan efisien. |
| Kamera Selfie | Menggunakan kamera utama triple 50MP (via layar mini) | Lensa selfie terpisah (kualitas sering lebih rendah) | Kualitas selfie Xiaomi 17 Pro jauh lebih unggul berkat kamera utama. |
| Ketahanan Layar | Layar utama konvensional, layar mini terlindungi | Layar lipat rentan lipatan dan kerusakan engsel | Tidak ada kekhawatiran lipatan atau engsel rapuh pada Xiaomi 17 Pro. |
| Desain | Konvensional di depan, inovatif di belakang | Desain lipat yang ringkas | Xiaomi menawarkan estetika familiar dengan kejutan fungsional di baliknya. |
| Hiburan | Game mini di layar eksternal (dengan casing khusus) | Kontrol media dasar di layar eksternal | Xiaomi menambahkan elemen "fun" dengan fitur gaming yang unik. |

