diyetekno – Sebagai seorang reviewer smartphone yang sudah malang melintang di dunia teknologi, saya selalu antusias menyambut kehadiran perangkat lipat terbaru. Kali ini, giliran Samsung Galaxy Z Fold 7 yang mampir ke meja pengujian saya, menggantikan Z Fold 6 yang setia menemani. Kesan pertama? Layar lebih besar, kamera lebih canggih, dan upgrade One UI 8 yang menjanjikan. Tapi, ada satu hal kecil yang cukup mengganggu.
Salah satu fitur favorit saya di Z Fold adalah kemampuannya untuk berdiri sendiri saat dilipat membentuk huruf "V". Ini sangat berguna saat menonton video di layar depan sambil melakukan aktivitas lain, seperti memasak atau mencuci piring. Tidak perlu repot mencari stand tambahan.

Pada Z Fold 6, saya terbiasa meletakkan layar depan menghadap bawah, berkat pelindung layar yang terpasang. Permukaan layar yang rata juga lebih stabil dibandingkan sisi kamera yang menonjol. Namun, di Z Fold 7, cerita sedikit berbeda.
Rupanya, desain yang lebih tipis dan ringan, serta ukuran hinge yang lebih kecil, membuat keseimbangan Z Fold 7 sedikit terganggu. Akibatnya, jika dibuka terlalu lebar (sekitar 135 derajat) saat digunakan dalam posisi "V", bobot kamera akan menarik perangkat, membuatnya terbuka sepenuhnya dan kehilangan posisi berdirinya.
Awalnya, saya cukup kecewa dengan "downgrade" kecil ini. Namun, saya mulai beradaptasi dengan menjaga sudut lipatan yang lebih kecil. Meskipun demikian, pengalaman ini menjadi catatan penting bahwa desain yang terlalu fokus pada keringkasan bisa mengorbankan fungsionalitas tertentu.
| Fitur | Z Fold 6 | Z Fold 7 |
|---|---|---|
| Kemampuan Berdiri Sendiri (Sudut Lebar) | Stabil | Kurang Stabil |
| Desain | Sedikit Lebih Tebal | Lebih Tipis dan Ringan |
| Stabilitas (Layar Depan Menghadap Bawah) | Lebih Stabil | Sedikit Kurang Stabil |
| Ukuran Hinge | Lebih Besar | Lebih Kecil |
| Berat | Lebih Berat | Lebih Ringan |
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy Z Fold 7 tetap merupakan perangkat lipat yang mengesankan dengan berbagai peningkatan signifikan. Namun, pengalaman kecil ini mengingatkan kita bahwa setiap perubahan desain, sekecil apapun, dapat memengaruhi pengalaman pengguna secara keseluruhan.

