diyetekno – Jarang sekali kita melihat Tim Cook, CEO Apple yang biasanya kalem, membuka diri tentang strategi di balik layar perusahaannya. Namun, dalam serangkaian wawancara yang menandai ulang tahun ke-50 Apple, Cook akhirnya "membongkar" beberapa aspek kontroversial, termasuk hubungannya dengan Gedung Putih di era Donald Trump. Sebagai seorang peninjau smartphone berpengalaman, saya melihat ini bukan sekadar pengakuan, melainkan sebuah "unboxing" strategi korporat yang kompleks, mirip dengan bagaimana kita menganalisis setiap fitur dan keputusan desain pada sebuah perangkat baru.
Cook, yang telah mengabdi di Apple selama 28 tahun dan menjabat CEO selama 15 tahun, dikenal bukan tipe yang suka merenung, begitu pula Apple secara keseluruhan. Namun, kini ia didesak untuk menjawab pertanyaan tentang masa lalu, masa kini, dan topik sensitif, termasuk interaksinya dengan Administrasi Trump, isu tarif, dan bahkan rumor tentang pengunduran dirinya.

Hadiah Emas dan Kritik Publik: Sebuah "Fitur" atau "Bug"?
Hubungan Cook dengan mantan Presiden Donald Trump memang kerap menjadi

