diyetekno.com – Kisah hilangnya pilot legendaris Amelia Earhart masih menjadi teka-teki terbesar dalam sejarah penerbangan dunia. Lebih dari delapan dekade berlalu namun nasibnya bersama navigator Fred Noonan tetap diselimuti misteri memancing berbagai spekulasi. Kini di era teknologi canggih empat kecerdasan buatan terkemuka mencoba mengungkap tabir rahasia tersebut. Hasilnya mengejutkan dan hampir seragam.
Untuk memperingati Hari Amelia Earhart seorang peneliti penasaran mengajukan pertanyaan kunci kepada ChatGPT Gemini Claude dan Perplexity. Pertanyaan itu berbunyi "Berdasarkan semua teori konspirasi seputar hilangnya Amelia Earhart apa yang menurut Anda sebenarnya terjadi padanya" Jawaban dari keempat AI tersebut mengerucut pada satu kesimpulan yang paling logis dan diterima banyak sejarawan.

ChatGPT dengan lugas menyatakan bahwa penjelasan paling mungkin adalah yang paling tidak sensasional. Earhart dan Noonan kemungkinan besar tersesat gagal menemukan Pulau Howland kehabisan bahan bakar dan akhirnya jatuh ke Samudra Pasifik. Penjelasan ini didukung oleh berbagai faktor seperti tidak adanya transmisi radio yang terverifikasi setelah kejadian kegagalan pencarian Angkatan Laut Amerika Serikat dan analisis modern yang menunjukkan pesawat mereka memiliki sisa bahan bakar sangat sedikit.
Gemini mengamini pandangan tersebut menegaskan bahwa setelah menyingkirkan berbagai cerita rakyat dan konspirasi sinematik konsensus historis dan ilmiah menunjuk pada kenyataan pahit Earhart dan Noonan kehabisan bahan bakar dan jatuh. Gemini juga menambahkan informasi menarik tentang pembaruan sonar pada awal 2024. Sebuah perusahaan eksplorasi laut Deep Sea Vision sempat menemukan anomali berbentuk pesawat sekitar 160 kilometer dari Pulau Howland. Namun setelah kembali dengan peralatan resolusi tinggi pada November 2024 anomali itu dipastikan hanyalah formasi batuan alami. Pencarian di laut dalam masih terus berlanjut.
Claude dan Perplexity juga memberikan jawaban serupa. Claude menyatakan bahwa penjelasan paling sederhana yaitu kehabisan bahan bakar dan jatuh ke laut paling sesuai dengan bukti yang ada. Sementara itu Perplexity menyoroti masalah navigasi atau radio yang menyebabkan pendaratan darurat karena kehabisan bahan bakar di dekat Pulau Howland diikuti dengan hilangnya pesawat di lautan.
Meskipun ada teori alternatif seperti pendaratan di Nikumaroro dan hidup sebagai orang terdampar yang dianggap sebagai kemungkinan paling masuk akal kedua oleh beberapa peneliti semua AI secara konsisten menepis teori konspirasi yang lebih liar. Dugaan seperti ditangkap Jepang misi mata-mata rahasia pemerintah atau Earhart kembali ke AS dengan identitas baru dianggap tidak memiliki bukti kredibel dan sebagian besar diabaikan oleh para sejarawan.
Dari pertemuan tanya jawab dengan AI ini terungkap bahwa kebenaran mungkin lebih sederhana dari yang dibayangkan. Earhart dan Noonan kemungkinan besar menemui ajalnya karena kehabisan bahan bakar di tengah tantangan navigasi penerbangan. Amelia Earhart akan selamanya dikenang sebagai ikon aviasi yang mengukir sejarah sebagai penumpang wanita pertama yang melintasi Atlantik dan kemudian melintasinya sendirian menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Semoga suatu hari nanti kita mendapatkan bukti fisik definitif yang mengakhiri semua spekulasi. Seperti banyak orang ChatGPT Gemini Claude dan Perplexity tahu di mana kebenaran sebenarnya berada.

