Diyetekno.com- Rencana akhir pekan yang sudah disusun rapi seringkali harus pupus di tangan alam. Itulah yang dialami seorang penulis ketika badai Nor’easter yang ganas mengancam kota New York. Dari harapan menikmati perjalanan, bioskop, dan permainan retro bersama teman-teman, ia harus menghadapi kenyataan pahit: mendekam di rumah. Ditambah dengan hembusan angin September yang lebih dingin dari biasanya, suasana berubah menjadi sempurna untuk "tetap di rumah, membaca buku, dan makan sisa makanan."
Dalam menghadapi ketidakpastian cuaca yang mengganggu ini, penulis memutuskan untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi. Ia mengajukan pertanyaan yang sama kepada empat chatbot AI terkemuka: ChatGPT, Gemini, Claude, dan Muse. Pertanyaannya sederhana: "Seberapa parah badai Nor’easter akhir pekan ini?" Keempat AI tersebut tidak menyembunyikan fakta, memberikan gambaran yang jelas dan lugas tentang badai yang akan datang.

Analisis Prediksi dari ChatGPT
ChatGPT menggarisbawahi dengan jelas bahwa New York City dan area Tri-State harus bersiap menghadapi terjangan hujan lebat akhir pekan ini. Sabtu diprediksi menjadi hari terburuk selama badai berlangsung, dengan kemungkinan tinggi terjadinya pemadaman listrik dan pohon tumbang. Chatbot ini menekankan pentingnya persiapan dini bagi warga untuk menghadapi kondisi yang tidak menyenangkan.
Wawasan dari Gemini
Gemini memberikan perspektif menarik dengan menjelaskan tingkat keparahan badai berdasarkan seberapa dekat seseorang tinggal dengan garis pantai Mid-Atlantic dan New England. Dengan pembaruan terbaru dari NYC.gov, Gemini mencatat bahwa jalur badai sedikit bergeser ke barat, mendekat ke pantai. Pergeseran ini berpotensi meningkatkan curah hujan, memperkuat angin, dan risiko banjir pesisir di koridor I-95 serta komunitas pesisir hingga hari Minggu. Gemini juga menyajikan "Garis Waktu Utama" yang membantu, merinci kapan puncak badai diperkirakan terjadi dan area yang paling terdampak.
Informasi Penting dari Claude
Claude memberikan sejumlah detail prediktif yang patut diperhatikan. Menurutnya, hembusan angin terkuat diperkirakan akan melanda wilayah tenggara Connecticut dan timur Long Island. Selain itu, Claude juga memberitahukan bahwa peringatan banjir pesisir telah dikeluarkan untuk beberapa area, termasuk Nassau dan Suffolk counties, Brooklyn, Queens, Jersey Shore, pesisir Connecticut, dan selatan Westchester. Pernyataan akhir dari Claude semakin memperjelas gambaran tentang apa yang akan terjadi, menekankan perlunya kewaspadaan di area-area tersebut.
Peringatan dari Muse
Sebagai bagian akhir dari eksperimen prediksi cuaca dengan AI, penulis ingin menguji kemampuan agen AI Meta, Muse. Tak mengejutkan, Muse berhasil menyediakan semua informasi penting yang dibutuhkan, termasuk perkiraan waktu dimulainya bagian terburuk dari Nor’easter. Untuk melengkapi temuannya, Muse menyajikan data yang memecah badai ke dalam angka-angka yang mudah dipahami dan menyoroti bagian kunci dari badai yang perlu diwaspadai. Ini menunjukkan bahwa Muse juga mampu memberikan analisis cuaca yang komprehensif.
Kesimpulan dari Prediksi AI
Secara keseluruhan, pandangan ChatGPT, Gemini, Claude, dan Muse mengenai badai Nor’easter akhir pekan ini sangat jelas dan lugas: badai ini akan menjadi salah satu yang cukup parah. Konsensus dari keempat AI tersebut adalah agar warga tetap berada di dalam rumah dan menunda segala rencana yang telah dibuat untuk akhir pekan ini ke waktu yang lebih baik. Dengan dimulainya bulan Oktober minggu depan, penulis berharap dapat menghadiri pameran Seni Manga di The Brooklyn Museum pada tanggal 3 Oktober, tanpa ada ancaman hujan yang terlihat. Ini menunjukkan bagaimana teknologi AI kini menjadi alat yang semakin diandalkan untuk mendapatkan informasi penting, bahkan untuk hal sesederhana prediksi cuaca yang dapat memengaruhi rencana pribadi.

