Diyetekno.com- Arena persaingan untuk menciptakan asisten kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengelola kehidupan sehari-hari semakin memanas. Setelah Meta Muse dan Instinct menarik perhatian, kini muncul pemain baru yang siap mengguncang pasar: Tab. Startup AI konsumen ini secara resmi keluar dari mode "siluman" dengan valuasi fantastis mencapai 300 juta dolar AS, didukung oleh investor ternama seperti SV Angel, Valar Ventures, dan American Spirit.
Tab didirikan oleh trio inovator, Brennan Erbz, Stafford Schlitt, dan Ammar Amdani, dengan visi untuk merevolusi cara kita berinteraksi dengan teknologi. Berbeda dengan asisten AI pada umumnya yang mengharuskan pengguna membuka aplikasi terpisah, Tab dirancang untuk beroperasi langsung melalui aplikasi pesan yang sudah Anda gunakan setiap hari. Saat ini, Tab mendukung iMessage dan WhatsApp, memungkinkan Anda berkomunikasi dengannya layaknya mengirim pesan kepada seorang teman, lalu memintanya menyelesaikan berbagai tugas.

Konsep di balik Tab sangatlah sederhana namun brilian: Anda cukup mengirimkan pesan kepada Tab tentang apa yang Anda butuhkan, dan AI tersebut akan segera bekerja. Perusahaan mengklaim bahwa Tab mampu menangani berbagai tugas pribadi yang mengejutkan, mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks, menjanjikan efisiensi dan kemudahan yang belum pernah ada sebelumnya.
Bayangkan Anda membutuhkan bantuan untuk memesan tiket pesawat. Cukup kirim pesan ke Tab. Ingin mengubah reservasi hotel? Tab bisa menelepon hotel dan mengurusnya untuk Anda. Bahkan, jika Anda perlu mengubah dokumen PDF menjadi spreadsheet atau melacak serta memesan suku cadang yang tepat untuk suatu barang, Tab siap membantu. Kemampuannya tidak terbatas pada teks; Tab juga dapat menerima foto, tangkapan layar, PDF, dan video. Materi ini dapat digunakan oleh Tab untuk menyelesaikan tugas atau bahkan menciptakan sesuatu yang baru sesuai instruksi Anda.
Salah satu keunggulan Tab adalah kemampuannya untuk berinteraksi secara cerdas. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut untuk menyelesaikan suatu tugas, Tab akan mengajukan pertanyaan lanjutan. Selama proses pengerjaan, Tab juga akan mengirimkan pembaruan kepada Anda. Anda tidak perlu terus-menerus membuka percakapan; Tab dirancang untuk menjalankan tugas-tugas yang memakan waktu lebih lama di latar belakang, dan hasilnya akan dikirimkan kembali ke utas pesan yang sama setelah selesai.
Apa yang membuat Tab semakin menarik adalah infrastruktur teknologinya. Tab memiliki lingkungan komputasi dan peramban web sendiri. Ini memungkinkan asisten AI ini untuk membuka situs web, bekerja dengan akun-akun yang telah Anda hubungkan, dan melanjutkan pekerjaan dari tugas sebelumnya yang belum selesai. Fitur ini memastikan pengalaman yang mulus dan terintegrasi, seolah-olah Anda memiliki asisten pribadi yang selalu siap sedia.
Lebih jauh lagi, Tab mampu menangani pekerjaan yang biasanya memerlukan panggilan telepon. Tab dapat menelepon hotel, kantor dokter, atau vendor, menunggu dalam antrean, mengajukan pertanyaan, dan kemudian mengirimkan ringkasan hasilnya melalui pesan teks kepada Anda. Anda bahkan bisa memintanya untuk menjadwal ulang janji temu atas nama Anda, menghemat waktu dan tenaga yang berharga.
Kemampuan Tab tidak berhenti di situ. Asisten AI ini juga dapat menangani transaksi keuangan. Jika Anda memintanya untuk melakukan pemesanan, membuat reservasi, atau membayar faktur, Tab akan menampilkan detail pembelian, biaya, dan tujuan pembayaran sebelum meminta persetujuan Anda. Setelah Anda menyetujui pembayaran, Tab akan menyelesaikan transaksi, mengirimkan tanda terima kembali ke utas pesan Anda, dan bahkan dapat terus melacak apa yang terjadi selanjutnya.
Jika dibandingkan dengan kompetitor seperti Meta Muse, terlihat perbedaan filosofi yang jelas. Meta Muse lebih menyerupai pendamping AI yang dapat diajak berinteraksi melalui percakapan konstan dan dipersonalisasi sesuai keinginan serta kebutuhan Anda. Sementara itu, Tab dipromosikan sebagai asisten AI yang tujuan utamanya adalah menyelesaikan tugas apa pun yang Anda berikan. Muse lebih condong ke arah "bicara padaku tentang dirimu dan beritahu apa yang harus kubantu," sedangkan Tab tampaknya berfokus pada "berikan tugasnya padaku dan aku akan menyelesaikannya untukmu."
Bagi Anda yang tertarik untuk mencoba Tab, saat ini Anda dapat bergabung dalam daftar tunggu melalui situs webnya dengan memasukkan nomor ponsel. Dari sana, Anda akan diminta untuk mengirim pesan ke Tab melalui iMessage atau WhatsApp. Anda juga dapat mengundang teman-teman, dan setiap rujukan yang berhasil akan meningkatkan posisi Anda dalam daftar tunggu. Dengan kemampuannya yang inovatif dan pendekatan yang berpusat pada pengguna, Tab siap menjadi game-changer dalam dunia asisten AI pribadi.

