diyetekno – Di tengah gempuran ponsel berlayar raksasa yang mendominasi pasar, pertanyaan tentang keberadaan ponsel mungil yang benar-benar nyaman digenggam seringkali muncul. Sebagai seorang pengulas smartphone berpengalaman, saya pribadi sering merindukan era di mana ponsel bisa dengan mudah diselipkan ke saku tanpa terasa mengganjal. Sudah bertahun-tahun lamanya kita tidak melihat inovasi ponsel berukuran ringkas dari merek-merek besar, dengan pengecualian seperti ASUS Zenfone 10 yang kini pun beralih ke layar lebih besar. Namun, di ajang CES tahun ini, sebuah perusahaan teknologi asal Hong Kong bernama Ikko, yang sebelumnya dikenal dengan produk earbud-nya, melangkah maju dengan konsep ponsel yang benar-benar unik: Ikko MindOne Pro. Ini bukan sekadar ponsel kecil; ini adalah visi baru tentang bagaimana perangkat ringkas dapat berinteraksi dengan dunia modern.
MindOne Pro digambarkan sebagai "ponsel seukuran kartu" yang mengusung layar hampir persegi berukuran 4 inci. Fitur yang paling mencolok adalah kamera 50MP yang dapat dilipat ke atas, berfungsi ganda sebagai kamera utama dan kamera selfie. Tak hanya itu, ponsel ini juga dibekali serangkaian fitur AI canggih yang mampu terhubung ke internet secara gratis di 60 wilayah, termasuk pasar-pasar besar seperti AS, Inggris, dan Australia.

Yang paling menarik perhatian saya, dan mungkin juga bagi para penggemar ponsel kecil, adalah ukuran layarnya yang ringkas. Mengingat saya pernah sangat menyukai iPhone 5S dengan layarnya yang 4 inci, melihat ada perusahaan yang kembali ke faktor bentuk yang benar-benar portabel ini adalah angin segar. Namun, MindOne Pro bukanlah sekadar ponsel "batangan" mungil seperti dulu. Desain layarnya yang hampir persegi membuatnya terlihat mirip dengan layar eksternal pada ponsel lipat modern seperti Galaxy Z Flip 7 atau Motorola Razr, hanya saja, tanpa mekanisme lipatnya. Dengan dimensi 86mm x 72mm dan ketebalan 8.9mm (belum termasuk modul kamera lipat), perangkat ini menawarkan pengalaman yang unik.
Bagi mereka yang menyukai fungsionalitas layar penutup pada ponsel lipat, MindOne Pro bisa jadi jawaban. Saya sering menggunakan layar eksternal ponsel lipat untuk pencarian cepat di Google atau bahkan memutar podcast video saat melakukan aktivitas lain. Memiliki opsi yang ringkas dan tidak mengganggu untuk memeriksa sesuatu tanpa harus "tenggelam" dalam layar besar adalah keuntungan tersendiri. diyetekno.com sendiri mengakui pentingnya layar penutup ini, bahkan memasukkannya dalam daftar ponsel lipat terbaik. MindOne Pro tampaknya mampu menawarkan pengalaman serupa bagi pengguna yang tidak terlalu peduli dengan aspek "lipat" dari sebuah ponsel.
Ikko MindOne Pro menjalankan Android 15, dilengkapi dengan perangkat lunak pendamping Ikko AI OS. Ini berarti ponsel ini mampu menjalankan berbagai aplikasi esensial sehari-hari, meskipun optimasi aplikasi untuk layar berukuran dan berbentuk tidak biasa ini masih menjadi pertanyaan.
Berikut adalah ringkasan spesifikasi dan fitur utama Ikko MindOne Pro:
| Fitur Utama | Deskripsi / Spesifikasi |
|---|---|
| Ukuran Layar | 4 inci, hampir persegi |
| Kamera Utama | 50MP, desain flip-up (untuk selfie dan kamera utama) |
| Sistem Operasi | Android 15 & Ikko AI OS |
| Dimensi | 86mm x 72mm x 8.9mm (tanpa modul kamera) |
| Fitur AI | Terintegrasi, dengan akses internet gratis di 60 wilayah |
| Konektivitas Internet | Gratis di 60 wilayah (untuk fitur AI) |
| Harga Estimasi | Mulai dari $499 / £379 / AU$759 (MSRP) |
| Tanggal Rilis (Estimasi) | Februari 2026 |
Proyek MindOne ini sebenarnya sudah kami bahas di diyetekno.com Pro tahun lalu, namun kemunculannya di CES memberikan gambaran yang lebih jelas tentang perangkat ini dan mengindikasikan keseriusan Ikko untuk membawanya ke pasar. Ini tentu melegakan bagi para pengikut MindOne, mengingat kampanye Kickstarter Ikko MindOne telah berakhir pada Agustus 2025, namun ponselnya belum dikirimkan. Estimasi perusahaan sendiri menunjukkan tanggal rilis Februari 2026.
Meskipun MindOne Pro terlihat sangat menjanjikan, sebagai prinsip, saya tidak akan merekomendasikan untuk mengeluarkan uang untuk produk yang belum tersedia. Dengan harga MSRP sekitar $499 / £379 / AU$759 (belum termasuk diskon early-bird), MindOne Pro memang cukup terjangkau, tetapi tetap saja jumlah yang signifikan untuk diinvestasikan pada sesuatu yang masih dalam tahap pra-rilis.
Kampanye Kickstarter MindOne Pro sendiri sangat sukses, berhasil mengumpulkan total HK$11.5 juta, atau sekitar $1.4 juta USD. Ikko juga memiliki rekam jejak sukses dalam penggalangan dana untuk produk sebelumnya, yaitu earphone ActiveBuds mereka.
Secara pribadi, saya berharap keberhasilan crowdfunding ini dapat menarik perhatian departemen R&D produsen ponsel besar. Meskipun Apple mungkin tidak akan membuat ponsel ringkas seperti MindOne Pro, saya sangat ingin melihat Samsung merilis perangkat serupa yang terinspirasi dari Galaxy Z Flip 7, namun dalam bentuk padat. Realistisnya, mungkin merek-merek eksperimental dari Tiongkok, seperti Xiaomi yang dikenal dengan inovasi dan eksperimentasinya, akan lebih mungkin mengadopsi faktor bentuk baru ini.
Terlepas dari spekulasi masa depan, selalu menyenangkan melihat ponsel yang unik dan berani muncul di pasar. Tahun lalu ditandai dengan desain ponsel yang cenderung membosankan, jadi saya sangat berharap MindOne Pro yang menarik ini dapat segera sampai ke tangan konsumen dari booth CES-nya.

