diyetekno – Sebagai seorang peninjau smartphone berpengalaman, saya sering kali terkejut dengan berbagai inovasi dan kadang juga praktik aneh di industri ini. Namun, apa yang baru-baru ini terungkap mengenai beberapa ponsel Motorola ini benar-benar membuat saya geleng-geleng kepala. Ada indikasi kuat bahwa perangkat Motorola tertentu secara diam-diam menyuntikkan kode afiliasi ke pesanan yang ditempatkan melalui aplikasi Amazon, sebuah praktik yang sangat meragukan dan berpotensi merusak kepercayaan pengguna.
Kejadian ini pertama kali terendus oleh seorang pengguna Reddit yang memiliki Motorola Razr Ultra (2025). Pelakunya disinyalir adalah aplikasi Smart Feed bawaan Motorola. Laporan dari 9to5Google kemudian mengkonfirmasi temuan ini, berhasil mereplikasi perilaku serupa pada perangkat Razr Fold. Menariknya, masalah ini tampaknya hanya terjadi pada versi terbaru aplikasi Smart Feed dan tidak ditemukan pada versi lama atau pada model lain seperti Moto G Stylus (2026) yang menjalankan Smart Feed terbaru. Ini menunjukkan bahwa masalahnya spesifik pada kombinasi perangkat dan pembaruan aplikasi tertentu.

Praktik Mencurigakan yang Menguntungkan Siapa?
Inti dari masalah ini sangat jelas: setiap kali Anda melakukan pembelian di aplikasi Amazon melalui cara tertentu, Motorola berpotensi mendapatkan komisi afiliasi, meskipun mereka sama sekali tidak terlibat dalam keputusan pembelian Anda. Ini adalah bentuk "pencurian" keuntungan yang sangat halus dan tidak etis.
Bagaimana ini bisa terjadi? Rupanya, perilaku ini hanya muncul jika Anda membuka aplikasi Amazon dari laci aplikasi (tempat semua aplikasi Anda terdaftar), bukan dari ikon pintasan di layar utama. Anda bisa melihat bukti kejadian ini karena browser Chrome akan muncul sesaat, bahkan hanya sepersekian detik, untuk menyuntikkan tautan afiliasi tersebut sebelum aplikasi Amazon terbuka sepenuhnya. Sebuah video dari 9to5Google dengan jelas menunjukkan perbedaan ini, di mana pembukaan dari layar utama berjalan normal, sementara dari laci aplikasi memicu kemunculan Chrome yang singkat.
Kejadian ini mengingatkan kita pada skandal Honey, ekstensi Chrome milik PayPal yang menjanjikan diskon otomatis. Honey juga diketahui menyematkan tautan rujukan sendiri ke setiap pembelian, bahkan menghapus tautan rujukan lain yang mungkin ingin digunakan pengguna. Namun, kasus Motorola ini terasa lebih mengkhawatirkan karena melibatkan perangkat keras itu sendiri, bukan hanya ekstensi browser.
Misteri di Balik Tautan Afiliasi
Kasus ini menjadi semakin aneh. 9to5Google menemukan bahwa situs Chrome yang muncul sesaat saat meluncurkan Amazon adalah ‘kira-abboud.com’, yang merujuk pada influencer mode Kira Abboud. Pertanyaannya, mengapa Motorola menggunakan tautan afiliasi yang terkait dengan seorang influencer mode? Terlebih lagi, kode afiliasi yang dihasilkan tampaknya tidak cocok dengan kode yang pernah dibagikan oleh Abboud. Ini menimbulkan spekulasi bahwa mungkin ini bukan tindakan yang disengaja oleh Motorola maupun Abboud, atau ada lapisan kompleksitas lain yang belum terungkap.
Terlepas dari motif di baliknya, pengguna Motorola tentu saja tidak senang. Berbagai keluhan di Reddit menggambarkan praktik ini sebagai "sangat mencurigakan" dan bahkan "malware terang-terangan". Sebagai peninjau, saya setuju bahwa ini adalah pelanggaran privasi dan kepercayaan yang serius.
Tabel Ringkasan Kejadian Mencurigakan Motorola
Untuk memudahkan pemahaman, berikut adalah rangkuman detail mengenai praktik aneh ini:
| Aspek Kejadian | Detail |
|---|

