diyetekno.com – Kejutan besar dari ajang WWDC 2026 adalah absennya pengumuman paket langganan untuk pembaruan Siri AI yang telah lama dinanti. Berbeda dengan layanan pesaing seperti Gemini ChatGPT dan Claude yang menyembunyikan fitur-fitur terbaiknya di balik tembok berbayar Apple seolah enggan mengikuti tren tersebut. Namun kemurahan hati ini diprediksi tidak akan bertahan selamanya.
Seorang pembocor informasi Apple terkemuka Mark Gurman melalui buletin Bloomberg terbarunya mengindikasikan bahwa biaya langganan kemungkinan besar akan diterapkan pada Siri. Prediksinya fitur-fitur Siri yang sudah ada sebelumnya akan tetap gratis termasuk kemampuan konteks pribadi di perangkat untuk mencari pesan dan entri kalender. Namun Gurman yakin kita akan melihat langganan terpisah untuk fitur-fitur canggih seperti respons percakapan dan pembuatan gambar.

Langkah ini tampaknya menjadi jalur paling realistis bagi Apple mengingat fitur-fitur AI membutuhkan investasi besar. Apple dilaporkan membayar Google sekitar 1 miliar dolar AS setiap tahun untuk akses teknologi Gemini. Belum lagi biaya operasional tambahan yang sangat besar untuk menjalankan tugas-tugas kompleks pada sistem AI bagi ratusan juta pengguna. Mengingat Apple bukan perusahaan yang suka merugi langganan menjadi cara logis untuk menutup biaya tambahan tersebut.
Tanda-tanda masa depan ini sudah mulai terlihat. Pelanggan iCloud+ saat ini mendapatkan akses harian yang lebih tinggi untuk fitur-fitur Siri paling canggih. Apakah langganan Siri di masa depan akan dijual terpisah atau dibundel dengan paket iCloud+ atau Apple One masih harus dilihat. Namun bentuk akses berbayar sangat mungkin terjadi.
Pertanyaan besarnya adalah kapan Apple akan memperkenalkan langganan ini. Kemungkinan besar belum diterapkan sekarang karena Siri AI masih dalam tahap beta dan kesan awal menunjukkan kemampuannya belum setara dengan layanan pesaing. Apple juga perlu memenangkan kembali pengguna yang mungkin sudah lama meninggalkan Siri dan beralih ke layanan lain. Gurman menegaskan Apple masih harus membuktikan kepada konsumen bahwa teknologi AI-nya layak digunakan apalagi dibayar.
Oleh karena itu butuh waktu bagi Siri baru untuk mengejar ketertinggalan baik dalam kemampuan maupun popularitas. Namun jika dan ketika itu terjadi yang menurut Gurman bisa dalam 12 bulan ke depan ada kemungkinan besar pengguna harus mulai membayar untuk mengakses beberapa fitur canggihnya.

