diyetekno – Seorang personal trainer menjajal Google Gemini untuk membuat program latihan dumbbell. Hasilnya? Simak ulasan lengkapnya!
Dunia fitness kini diramaikan dengan kehadiran AI. Seorang instruktur kebugaran mengaku menggunakan Google Gemini untuk menyusun program latihan kekuatan progresif bagi kliennya. Hal ini memicu rasa ingin tahu seorang personal trainer berpengalaman untuk menguji kemampuan AI tersebut.

Dengan pertanyaan sederhana, "Bisakah kamu membuatkan program latihan dumbbell lima gerakan? Saya seorang personal trainer dan berpengalaman dalam latihan kekuatan," sang trainer ingin melihat seberapa dalam dan kreatif Gemini dalam memberikan respons.
Gemini memberikan program latihan yang terdiri dari:
- Dumbbell goblet squat
- Dumbbell bent-over row
- Dumbbell bench press
- Dumbbell overhead press
- Dumbbell Romanian deadlift (RDL)
Sang trainer mengakui bahwa latihan yang diberikan Gemini adalah latihan dasar yang cocok untuk pemula. Gemini juga kurang detail dalam menyebutkan otot-otot yang terlibat, termasuk otot stabilizer.
Meskipun demikian, Gemini memilih latihan compound yang efektif untuk melatih seluruh tubuh dan membantu membangun massa otot. AI ini juga memberikan saran yang baik, seperti menyesuaikan beban agar tetap menantang tanpa mengorbankan form.
Namun, sang trainer mengingatkan bahwa AI tidak dapat menggantikan peran personal trainer atau fisioterapis. AI tidak dapat memberikan penanganan cedera yang mendalam, spotting, atau adaptasi latihan yang personal.
Jika Anda berencana menggunakan Gemini atau ChatGPT untuk menyusun program latihan, ingatlah bahwa sentuhan manusia tetap diperlukan. Jika suatu latihan terasa tidak nyaman atau menimbulkan rasa sakit, segera hentikan dan konsultasikan dengan profesional medis.
Sebagai kesimpulan, AI dapat menjadi alat bantu yang berguna dalam menyusun program latihan, tetapi jangan lupakan peran penting personal trainer dalam memberikan panduan dan dukungan yang personal.

