diyetekno.com – Sebuah terobosan privasi signifikan kini hadir dari Meta untuk kacamata pintar berteknologi AI mereka. Raksasa teknologi ini meluncurkan pembaruan krusial yang secara efektif menutup celah bagi individu yang mencoba merekam secara diam-diam. Kini, upaya menutupi lampu indikator perekaman setelah video dimulai tidak akan lagi berhasil.
Selama ini, lampu LED putih kecil di bagian depan kacamata Meta berfungsi sebagai penanda visual. Ia berkedip setiap kali kamera mengambil foto atau merekam video, memberikan peringatan jelas kepada siapa pun di sekitar bahwa mereka mungkin sedang direkam. Namun, sejumlah pengguna menemukan cara untuk mengaburkan atau bahkan memodifikasi lampu tersebut, memungkinkan mereka merekam tanpa sepengetahuan orang lain.

Pembaruan terbaru ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah tersebut. Jika seseorang memulai perekaman dan kemudian mencoba menutupi lampu LED, kamera akan secara otomatis berhenti beroperasi. Ini melengkapi perlindungan deteksi perusakan yang telah diumumkan Meta sebelumnya, yang memastikan kamera dinonaktifkan jika lampu LED diblokir sebelum perekaman dimulai atau jika lampu tersebut secara fisik diubah atau dihancurkan.
Langkah teknis ini merupakan bagian integral dari upaya yang lebih luas untuk mencegah penggunaan kacamata Meta dalam merekam orang lain tanpa persetujuan. Meta melaporkan bahwa bisnis yang menawarkan layanan modifikasi lampu indikator kini mulai gulung tikar, seiring dengan efektivitas fitur deteksi perusakan kamera. Perusahaan juga telah menghapus ribuan unggahan yang berisi instruksi atau layanan untuk menonaktifkan LED.
Lebih jauh lagi, Meta telah mengambil tindakan tegas terhadap konten yang melanggar kebijakan. Ribuan unggahan terkait pelecehan, video "pick-up artist", dan konten prank telah dihapus, dan akun-akun yang terlibat dalam perilaku tersebut dinonaktifkan. Pencarian dan tagar yang terkait dengan konten bermasalah, seperti "rizz", "pick up artist", dan "cold approach", juga telah diblokir untuk mempersulit penyebaran video semacam itu.
Mengenakan kamera di wajah tentu mempermudah perekaman tanpa harus memegang ponsel, terutama jika orang yang direkam tidak menyadari arti lampu berkedip. Oleh karena itu, selain pembaruan teknis, Meta juga meluncurkan kampanye kesadaran publik. Kampanye ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang fungsi lampu LED perekaman dan apa artinya ketika lampu itu berkedip.
Kampanye edukasi ini akan mencakup video dan gambar daring, serta papan reklame besar di komunitas dengan penjualan kacamata yang tinggi, salah satunya sudah terpasang di Los Angeles. Edukasi ini sama pentingnya dengan perlindungan teknis, sebab lampu LED hanya akan efektif sebagai peringatan jika orang-orang di sekitar pemakai kacamata memahami maknanya. Meskipun kacamata Meta semakin umum, banyak orang masih belum mengenali perangkat ini sebagai kamera yang dapat dikenakan.
Pembaruan terbaru ini memang tidak akan menyelesaikan semua kekhawatiran privasi seputar kacamata pintar. Pengguna masih dapat merekam orang yang belum secara eksplisit menyetujui untuk muncul dalam video, mirip dengan penggunaan ponsel pintar. Namun, dengan mempersulit upaya menonaktifkan lampu indikasi dan meningkatkan pemahaman publik, Meta berharap dapat membuat perekaman rahasia menjadi jauh lebih sulit.

