diyetekno.com – Pembaruan sistem operasi iOS 27 kini telah resmi meluncur ke berbagai model iPhone yang kompatibel. Sekilas, daftar perangkat yang bisa menikmati update ini terlihat sangat panjang, menjangkau model lawas hingga terbaru. Namun, jangan salah sangka. Kemampuan iPhone Anda menjalankan iOS 27 tidak serta-merta menjamin akses penuh ke semua fitur terbarunya, terutama di sektor kecerdasan buatan yang disebut Apple Intelligence.
iOS 27 sendiri dapat diinstal pada perangkat iPhone yang dirilis sejak tahun 2019, dimulai dari iPhone 11. Syarat minimumnya serupa dengan iOS 26, jadi jika ponsel Anda sudah menjalankan versi sebelumnya, seharusnya tidak ada kendala untuk menginstal pembaruan terkini. Apple bahkan telah merilis update ini untuk 30 dari total 33 model yang didukung pada 14 September, tanpa penundaan seperti yang kerap terjadi pada ponsel Android. Tiga model iPhone terbaru, yakni iPhone Duo, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max, sudah dilengkapi iOS 27 sejak pertama kali keluar dari kotak.

Meskipun banyak iPhone bisa menjalankan iOS 27, tidak semua berhak menikmati suite kecerdasan buatan Apple, yang dikenal sebagai Apple Intelligence. Raksasa teknologi ini mengutamakan pemrosesan AI secara langsung di perangkat, sehingga ada persyaratan memori yang ketat. Ini berarti ponsel yang tidak memiliki RAM minimal 8GB tidak akan bisa menjalankan fitur-fitur AI canggih dari Apple. Saat ini, hanya 15 model iPhone yang mampu menjalankan Apple Intelligence, dimulai dari seri iPhone 15 Pro.
Fitur-fitur dasar Siri AI merupakan bagian dari Apple Intelligence standar, yang artinya tersedia untuk semua iPhone dengan RAM minimal 8GB. Namun, ada dua fitur Siri AI yang dijanjikan berjalan pada "model on-device paling canggih" milik Apple, yaitu AFM Core Advanced. Model ini memerlukan RAM minimal 12GB untuk beroperasi optimal. Fitur spesifik tersebut adalah Suara Ekspresif Siri dan sistem diktasi tingkat lanjut. Saat ini, hanya enam model iPhone yang memiliki perangkat keras yang diperlukan untuk menjalankan fitur-fitur super canggih ini.
Sayangnya, Siri AI belum tersedia untuk pengguna iPhone dan iPad di Uni Eropa dan Tiongkok. Pembatasan ini disebabkan oleh hambatan regulasi. Apple belum memberikan penjelasan rinci mengenai penundaan peluncuran di Tiongkok. Namun, untuk Uni Eropa, Apple berulang kali menyatakan bahwa Undang-Undang Pasar Digital (DMA) menjadi penghalang utama. Apple mengklaim regulator di sana tidak menerima solusi yang diajukan untuk membawa Siri AI ke UE sambil tetap mendukung asisten virtual lainnya dengan aman. Seperti banyak perselisihan Apple dengan UE, inti masalahnya berkisar pada topik keamanan dan privasi. Apple percaya aturannya menciptakan lingkungan yang lebih aman, sementara Komisi Eropa dilaporkan membantah klaim tersebut.

