diyetekno.com – Perlombaan global untuk menciptakan robot humanoid semakin memanas, dengan berbagai perusahaan teknologi dari Tiongkok, Amerika Serikat, Eropa, Jepang, dan Korea Selatan berlomba menghadirkan inovasi terbaru. Di tengah kemajuan pesat ini, sebuah perusahaan asal Tiongkok siap meluncurkan robot yang bukan hanya cerdas, tetapi juga mampu meniru wajah dan suara manusia secara akurat.
Perkembangan di dunia robotik kini tak lagi sekadar fiksi ilmiah. Di Jepang, perusahaan Noetra berambisi mengerahkan 10 juta robot humanoid pada tahun 2040 untuk membantu berbagai tugas harian. Sementara itu, di Amerika Serikat, tim insinyur dan ahli bedah dari University of California San Diego telah berhasil melakukan operasi dengan bantuan robot humanoid. Bahkan, sebuah insiden lucu di Rusia sempat viral, menunjukkan robot humanoid yang "melawan" balik saat didorong.

Namun, sorotan utama kini tertuju pada UBTECH, perusahaan spesialis solusi robotik cerdas dari Tiongkok. Mereka berencana meluncurkan lini robot humanoid terbarunya pada bulan September mendatang. Fitur paling mencengangkan dari robot-robot ini adalah kemampuannya untuk tampil persis seperti manusia sungguhan.
Pada Juni lalu, UBTECH telah memperkenalkan jajaran robot humanoid UWORLD U1 dalam acara peluncuran global di Shenzhen. Seri UWORLD U1 hadir dalam tiga model: U1 Lite edisi semi-torso, U1 Pro berkinerja tinggi dengan tubuh penuh, dan U1 Ultra berdinamika tinggi dengan tubuh penuh. James Zhou, pendiri dan CEO UBTECH, memaparkan visi jangka panjang perusahaannya: robot-robot ini akan mengerjakan tugas berulang dan berbahaya, menawarkan persahabatan, serta menciptakan interaksi mulus dengan manusia.
Robot U1 Series dirancang untuk produksi massal dan penggunaan konsumen sehari-hari, bukan hanya terbatas pada lingkungan pabrik. Model-model yang diperkenalkan bahkan memiliki kemiripan yang luar biasa, menyerupai karakter anime atau idola pop.
Salah satu fitur paling mengejutkan dari robot humanoid UBTECH adalah penggunaan teknologi rekonstruksi wajah 3D dan replikasi identitas berbasis sidik suara. Kedua komponen ini memungkinkan robot menciptakan struktur wajah individu yang ditunjuk. UBTECH juga menyatakan bahwa robot humanoidnya akan dilengkapi dengan kesadaran situasional multimodal dan cukup cerdas untuk memberikan dukungan psikologis bagi penggunanya. Bayangkan berbicara dengan robot U1 Anda yang mengenakan wajah seseorang yang Anda kenal—sebuah pengalaman yang pasti akan mengejutkan.
Menurut laporan dari South China Morning Post, robot humanoid U1 Lite, U1 Pro, dan U1 Ultra telah mengumpulkan 13.361 pra-pemesanan, dengan pengiriman awal dijadwalkan pada 16 September. U1 Lite dibanderol sekitar RMB 119.800 (sekitar $17.829), U1 Pro sekitar RMB 169.800 (sekitar $25.271), sementara model U1 Ultra pria dan wanita masing-masing seharga sekitar RMB 990.000 (sekitar $147.340) dan RMB 880.000 (sekitar $130.968).
Selain tujuan komersial, UWORLD juga berencana mendonasikan 100 robot humanoid seri U1 tahun ini dan seterusnya. Inisiatif ini bertujuan mendukung anak-anak yang mungkin tidak memiliki orang tua, lansia yang hidup sendiri, dan keluarga yang menghadapi kesulitan.
Meski menjanjikan kemajuan luar biasa, tampilan robot humanoid yang sangat mirip manusia ini seringkali memicu perasaan "uncanny valley"—perasaan tidak nyaman karena kemiripan yang terlalu dekat namun tidak sempurna. Pertanyaan besar kini adalah bagaimana para pembeli akan menyambut robot pendamping ini dan sejauh mana mereka akan meningkatkan kehidupan sehari-hari. Namun, bagi sebagian orang, gagasan memiliki robot yang mengikuti dengan wajah orang terkasih mungkin masih terasa cukup mengerikan.

