diyetekno – Para penggemar Apple dan pengamat teknologi, bersiaplah untuk kabar yang akan membuat dompet Anda bergetar dan pikiran Anda bertanya-tanya. Rumor terbaru mengenai iPhone lipat, yang kini santer disebut "iPhone Ultra," mengindikasikan bahwa perangkat ini tidak hanya akan menjadi ponsel termahal Apple, tetapi juga berpotensi melampaui harga laptop premium. Sebagai seorang pengulas smartphone berpengalaman, saya harus mengakui, angka yang beredar ini benar-benar mencengangkan dan memicu perdebatan sengit.
Menurut sumber terpercaya di dunia Apple, Mark Gurman dari Bloomberg (via MacRumors), iPhone Ultra diprediksi akan "melampaui ambang batas $2.000" di Amerika Serikat. Belum ada kepastian apakah angka ini adalah harga dasar untuk model termurah, atau justru untuk konfigurasi paling tinggi. Namun, jika kita melihat fakta bahwa iPhone 17 Pro Max dengan penyimpanan 2TB sudah dibanderol $1.999, tidaklah mengejutkan jika versi Ultra ini memulai harganya di atas $2.000. Saya pribadi cenderung menduga bahwa ini akan menjadi harga awal, mengingat kompetitor utamanya, Samsung Galaxy Z Fold 7, juga memulai harganya di kisaran $1.999.99.

Bayangkan, sebuah ponsel lipat yang harganya bahkan lebih tinggi dari M5 MacBook Pro yang dimulai dari $1.699, atau jauh di atas iPhone 17 Pro Max standar yang harganya $1.199. Angka ini tentu bukan main-main. Meskipun belum ada bocoran harga resmi untuk wilayah lain, jika kita berasumsi harga awalnya sedikit di atas $2.000, maka di pasar seperti Inggris atau Australia, harganya bisa jadi setara atau sedikit lebih tinggi dari iPhone 17 Pro Max 2TB yang mencapai £1.999 atau AU$3.799. Ini adalah investasi besar, tak peduli dari sudut mana Anda melihatnya.
Reaksi publik di platform seperti Reddit pun sangat beragam. Ada yang optimistis, yakin bahwa perangkat ini akan "laku keras tanpa peduli harganya," dan tak sabar untuk memilikinya. Namun, tidak sedikit pula yang pesimis, memprediksi "kegagalan total," atau menyatakan "tidak tertarik sama sekali" dan bahkan menyebutnya "akan kurang populer daripada Air." Ini menunjukkan dilema yang akan dihadapi Apple: apakah inovasi dan prestise cukup untuk membenarkan label harga yang begitu premium?
Inovasi di Balik Harga Selangit: Apa yang Kita Dapatkan?
Di balik harga yang fantastis, tentu kita berharap ada teknologi dan fitur yang revolusioner. Bocoran dari Jon Prosser di Front Page Tech melalui kanal YouTube-nya memberikan gambaran yang cukup menarik. Salah satu poin krusial pada ponsel lipat adalah lipatan layarnya. Prosser mengklaim kedalaman lipatan pada iPhone Ultra hanya sekitar 0.15mm. Angka ini, meskipun tidak sepenuhnya "tak terlihat," jauh lebih minim dibandingkan sebagian besar ponsel lipat yang ada di pasaran, menjanjikan pengalaman visual yang lebih mulus.
Sektor kamera juga tidak kalah menarik. iPhone Ultra dikabarkan akan mengusung dua kamera belakang 48MP, satu lensa wide-angle dan satu ultra-wide. Untuk kamera depan, akan ada kamera punch-hole di layar cover, dan di layar lipat utama, Apple masih mempertimbangkan antara kamera punch-hole atau teknologi under-display camera (kamera di bawah layar). Keputusan akhir ini akan sangat menentukan estetika dan fungsionalitas perangkat.
Daya tahan baterai juga menjadi sorotan. Dengan kapasitas sekitar 5.800mAh, iPhone Ultra berpotensi mengungguli rival utamanya seperti Samsung Galaxy Z Fold 7 (4.400mAh) dan Pixel 10 Pro Fold (5.015mAh). Ini adalah kabar baik bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan ekstra dari ponsel lipat mereka.
Spesifikasi internal lainnya mencakup RAM 12GB, chipset A20 Pro terbaru, dan modem Apple C2 yang efisien, yang juga diklaim mampu mendukung konektivitas 5G melalui satelit. Fitur ini bisa menjadi game-changer, terutama di daerah dengan jangkauan seluler terbatas.
Dari segi desain, iPhone Ultra disebut-sebut akan sangat ramping. Ketebalannya saat terlipat hanya 9.5mm, dan saat terbuka, hanya 4.5mm. Angka 4.5mm ini bahkan lebih tipis dari iPhone Air (5.6mm), menjadikannya salah satu ponsel lipat tertipis. Namun, desain super ramping ini datang dengan konsekuensi: kemungkinan tidak ada ruang untuk Face ID. Sebagai gantinya, Touch ID diprediksi akan digunakan untuk otentikasi.
Bocoran spesifikasi ini, yang sebagian besar konsisten dengan rumor sebelumnya, semakin memperkuat kemungkinan akurasinya. Fitur-fitur premium seperti lipatan yang minim, baterai besar, dan performa canggih memang sedikit banyak membenarkan harga yang tinggi. Namun, pertanyaan besarnya adalah, berapa banyak konsumen yang bersedia merogoh kocek sedalam itu untuk sebuah inovasi yang masih tergolong baru di ekosistem Apple? Hanya waktu yang akan menjawab apakah iPhone Ultra akan menjadi terobosan revolusioner atau hanya sekadar kemewahan yang sulit dijangkau.
Perkiraan Spesifikasi dan Harga iPhone Ultra (Rumor)
| Fitur Kunci | Detail Rumor (iPhone Ultra) | Perbandingan (Kompetitor/Lainnya) |
|---|---|---|
| Harga Awal | Di atas $2,000 (AS) | Samsung Galaxy Z Fold 7: $1,999.99 M5 MacBook Pro: $1,699 iPhone 17 Pro Max: $1,199 |
| Kedalaman Lipatan | Sekitar 0.15mm | Lebih kecil dari sebagian besar ponsel lipat |
| Kamera Belakang | Dual 48MP (Wide, Ultra-Wide) | – |
| Kamera Depan | Punch-hole (layar cover), Punch-hole/Under-display (layar lipat) | – |
| Kapasitas Baterai | Sekitar 5,800mAh | Samsung Galaxy Z Fold 7: 4,400mAh Pixel 10 Pro Fold: 5,015mAh |
| RAM | 12GB | – |
| Chipset | A20 Pro | – |
| Modem | Apple C2 (5G via satelit) | – |
| Ketebalan (Terlipat) | 9.5mm | – |
| Ketebalan (Terbuka) | 4.5mm | Lebih tipis dari iPhone Air (5.6mm) |
| Otentikasi | Touch ID | Tidak ada Face ID (karena desain tipis) |
Untuk berita terbaru, ulasan mendalam, opini, dan penawaran teknologi terbaik, ikuti diyetekno.com di Google News dan tambahkan kami sebagai sumber pilihan Anda. Pastikan untuk mengklik tombol Ikuti! Anda juga bisa mengikuti diyetekno.com di TikTok untuk berita, ulasan, unboxing dalam format video, dan dapatkan pembaruan reguler dari kami di WhatsApp.

