diyetekno – Sebagai seorang peninjau smartphone yang telah malang melintang di dunia teknologi, saya sering melihat berbagai strategi pengembang aplikasi. Namun, apa yang terjadi dengan Snapseed, editor foto besutan Google, belakangan ini benar-benar membuat dahi berkerut. Bayangkan, aplikasi yang seharusnya menjadi kebanggaan ekosistem Android justru terlihat seperti anak tiri, sementara versi iOS-nya terus mendapatkan pembaruan revolusioner. Terbaru, Snapseed di iPhone baru saja bertransformasi menjadi aplikasi kamera penuh, lengkap dengan fitur pro yang mengagumkan, sementara pengguna Android masih terjebak dengan versi yang terakhir diperbarui Mei 2024. Ini bukan hanya ketidakadilan, ini adalah sebuah pernyataan.
Transformasi Revolusioner Snapseed di iPhone

Pembaruan terbaru Snapseed di iPhone, yang datang setelah perombakan besar pada Juni 2025, benar-benar mengubah permainan. Kini, aplikasi ini bukan hanya editor foto biasa, melainkan sebuah aplikasi kamera mandiri yang mumpuni. Cukup ketuk ikon kamera di pojok kanan atas, dan Anda akan disambut dengan viewfinder yang siap mengabadikan momen.
Fitur yang paling menonjol adalah mode Pro. Pengguna kini bisa mengendalikan ISO, kecepatan rana, dan fokus secara manual, memberikan kontrol layaknya kamera profesional. Ini adalah lompatan besar dari fitur kamera sebelumnya yang hanya bisa diakses via widget atau shortcut. Selain itu, ada mode yang mengemulasi berbagai kamera film klasik, serta kemampuan untuk menggunakan ‘looks’ kustom yang telah disimpan. Fleksibilitas pasca-pengambilan gambar juga patut diacungi jempol; Anda bisa mengubah, menyempurnakan, atau bahkan mengembalikan bagian mana pun dari tampilan foto setelah disimpan. Ditambah lagi, pilihan tema warna untuk viewfinder kamera semakin mempercantik pengalaman. Ini adalah penawaran yang sangat menggiurkan, namun sayangnya, semua fitur ini belum mendarat di Android.
Kekecewaan Pengguna Android
Tentu saja, kabar gembira untuk pengguna iPhone ini menjadi pil pahit bagi komunitas Android. Di berbagai forum, termasuk Reddit, keluhan membanjiri. Seorang komentator bahkan menyebutnya "seperti tamparan di wajah bagi pengguna Android." Reaksi ini sangat wajar. Bagaimana tidak, aplikasi buatan Google sendiri, yang seharusnya menjadi garda terdepan di platformnya, justru tampak diabaikan.
Terakhir kali Snapseed Android mendapat sentuhan adalah pada Mei 2024. Sementara itu, versi iOS-nya sudah mendapatkan perombakan visual besar pada Juni 2025 dan kini, hanya setahun kemudian, bertransformasi menjadi kamera pro. Kesenjangan ini menciptakan pertanyaan besar: mengapa Google seolah menganaktirikan platformnya sendiri?
Mengapa Kesenjangan Ini Terjadi? Analisis dari Seorang Reviewer
Sebagai seorang pengamat, saya mencoba menganalisis kemungkinan di balik strategi aneh Google ini. Ada beberapa faktor yang mungkin berperan. Pertama, fragmentasi perangkat Android yang sangat luas bisa membuat proses pengujian pembaruan aplikasi memakan waktu lebih lama dan lebih kompleks dibandingkan ekosistem iOS yang lebih terkontrol. Kedua, kemungkinan adanya tim pengembangan yang terpisah untuk versi iOS dan Android, yang bekerja secara independen. Ketiga, dan ini mungkin yang paling menyakitkan bagi pengguna Android, bisa jadi versi iOS Snapseed memang lebih populer atau menghasilkan engagement yang lebih tinggi, sehingga diprioritaskan.
Secercah Harapan untuk Pengguna Android
Namun, di tengah kekecewaan ini, ada secercah harapan. Pimpinan produk Snapseed sendiri telah mengonfirmasi di Reddit pada Desember lalu bahwa pembaruan untuk aplikasi Android memang sedang dalam pengerjaan. Meskipun belum ada pernyataan spesifik bahwa fitur kamera pro ini akan menjadi bagian dari pembaruan tersebut, akan sangat mengejutkan jika tidak. Dengan klaim bahwa pembaruan akan tiba "beberapa bulan lagi" sejak Desember, kita bisa berharap akan ada kabar baik segera.
Sebagai pengguna Android dan peninjau, saya sangat berharap Google tidak lagi menunda-nunda dan segera menghadirkan fitur-fitur inovatif ini ke platform aslinya. Pengguna Android juga berhak mendapatkan pengalaman terbaik dari aplikasi Google.
Perbandingan Fitur: Snapseed iOS (Terbaru) vs. Snapseed Android (Saat Ini)
Berikut adalah tabel perbandingan fitur utama antara Snapseed versi iOS yang baru dan versi Android yang saat ini tersedia:
| Fitur | Snapseed iOS (Terbaru) | Snapseed Android (Saat Ini) |
|---|---|---|
| Pembaruan Terakhir | Juni 2025 (Visual), Juni 2025 (Kamera Pro) | Mei 2024 |
| Fitur Kamera | Aplikasi kamera penuh terintegrasi (ikon di dalam aplikasi) | Hanya editor foto, fitur kamera via widget/shortcut (Desember 2024) |
| Mode Pro | Ya, dengan kontrol manual | Tidak ada |
| Kontrol Manual | ISO, Kecepatan Rana, Fokus | Tidak ada |
| Emulasi Kamera Film | Ya, berbagai mode | Tidak ada |
| Kustomisasi Tampilan | Dapat menggunakan ‘looks’ kustom yang disimpan | Hanya editor standar |
| Fleksibilitas Edit Pasca-Simpan | Dapat mengubah/mengembalikan bagian foto | Editor standar |
Fenomena Snapseed ini adalah pengingat bahwa bahkan raksasa teknologi seperti Google bisa membuat keputusan yang membingungkan bagi basis penggunanya. Meskipun ada janji pembaruan, kesenjangan fitur yang begitu lebar antara iOS dan Android tetap meninggalkan rasa pahit. Kami di diyetekno.com akan terus memantau perkembangan ini dan segera memberikan informasi terbaru begitu Snapseed Android mendapatkan pembaruan yang layak. Mari berharap Google segera menyadari potensi besar di platformnya sendiri dan memberikan perlakuan yang setara.

