diyetekno.com – Dunia teknologi digegerkan oleh insiden tak terduga saat sejumlah layanan kecerdasan buatan (AI) paling populer di dunia dilaporkan mengalami gangguan massal. Pengguna dari berbagai penjuru melaporkan kesulitan mengakses platform seperti ChatGPT milik OpenAI dan Claude dari Anthropic, memicu kekhawatiran akan stabilitas infrastruktur AI global. Lonjakan laporan gangguan ini terpantau jelas di berbagai platform pemantau status layanan.
Platform Downdetector mencatat puluhan ribu keluhan untuk ChatGPT, menjadikannya layanan yang paling terdampak. Sementara itu, Claude juga tidak luput dari masalah dengan ribuan laporan serupa. Bahkan, layanan AI lain seperti Gemini dan Grok turut menunjukkan indikasi gangguan, meskipun dalam skala yang lebih kecil. Situasi ini mengindikasikan adanya isu yang lebih luas daripada sekadar masalah individual pada satu penyedia layanan.

Menanggapi krisis ini, pihak OpenAI melalui halaman status resminya mengakui adanya masalah layanan. Perusahaan raksasa AI tersebut menyatakan telah menerapkan langkah-langkah mitigasi dan kini sedang memantau proses pemulihan. Senada, Claude juga mengonfirmasi gangguan pada layanannya yang telah berlangsung selama beberapa jam terakhir.
Sempat ada secercah harapan ketika laporan gangguan di Downdetector menunjukkan penurunan drastis. Indikasi awal ini seolah menandakan bahwa upaya perbaikan yang dilakukan oleh OpenAI dan Claude mulai membuahkan hasil. Namun, optimisme tersebut sedikit meredup. Meskipun jumlah laporan pengguna berkurang signifikan, halaman status OpenAI masih menunjukkan bahwa masalah pada ChatGPT belum sepenuhnya teratasi. Ini mengisyaratkan bahwa meskipun sebagian besar pengguna mungkin sudah bisa mengakses kembali, beberapa kendala teknis mungkin masih terjadi di balik layar, menjaga kewaspadaan para pengembang dan pengguna AI.

