diyetekno – Rumor mengenai kehadiran GPT-5, penerus dari model bahasa AI ChatGPT yang fenomenal, semakin santer terdengar. Tak hanya itu, bocoran terbaru mengindikasikan bahwa OpenAI juga tengah mempersiapkan kejutan lain: Sora 2, versi terbaru dari generator video AI mereka.
Kabar ini bermula dari unggahan Tibor Blaho, seorang analis AI yang dikenal akurat dalam prediksinya, di platform X. Ia membagikan tangkapan layar yang menunjukkan adanya file bernama "Sora 2" di server OpenAI. Sontak, spekulasi mengenai peningkatan signifikan pada kemampuan Sora pun mencuat.

Sora sendiri, sejak diluncurkan pada Desember 2024, telah mencuri perhatian berkat kemampuannya menghasilkan video dari teks deskriptif. Namun, perkembangan pesat di dunia AI video membuat Sora mulai tertinggal dari kompetitor seperti Veo 3 dari Google, Kling 2, Runway, dan Moonvalley.
Lantas, apa yang bisa diharapkan dari Sora 2? Beberapa peningkatan yang paling dinantikan meliputi:
-
Pemahaman Gerakan yang Lebih Baik: Sora versi saat ini masih kesulitan mereplikasi gerakan manusia secara realistis. Sora 2 diharapkan mampu mengatasi masalah ini dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang fisika dan interaksi manusia dengan lingkungan.
-
Integrasi Audio: Veo 3 telah membuktikan bahwa penambahan audio dapat meningkatkan kualitas video AI secara signifikan. Sora 2 diprediksi akan mengikuti jejak ini dengan menghadirkan fitur serupa.
-
Durasi Video yang Lebih Panjang: Sebagian besar generator video AI saat ini hanya mampu menghasilkan video berdurasi pendek. Sora 2 berpotensi memecahkan batasan ini, meskipun kemungkinan besar fitur ini akan eksklusif untuk pelanggan paket premium.
-
Kualitas Video yang Lebih Tinggi: Moonvalley telah menunjukkan bahwa fokus pada pelatihan dengan video berkualitas tinggi dapat menghasilkan output yang memukau. Sora 2 diharapkan dapat meningkatkan kualitas video secara keseluruhan, meskipun mungkin dengan mengorbankan durasi video.
Jika rumor ini terbukti benar, kombinasi GPT-5 dan Sora 2 akan menjadi gebrakan besar bagi OpenAI. Mampukah mereka kembali mendominasi pasar AI? Kita tunggu saja pengumuman resminya.

